9-ngabuburit-wr-suprataman
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana Ramadan di Jalan WR Supratman–Jalan Pattimura, tepatnya di depan SMKN 2 Pekanbaru, Jumat (20/2) sore, tampak ramai. Deretan tenda warna-warni berdiri rapat di sepanjang bahu jalan, menjadi pusat keramaian dadakan yang dipadati warga untuk ngabuburit sekaligus berburu takjil.
Lapak-lapak sederhana berjajar hampir tanpa celah. Meja panjang dipenuhi aneka makanan dan minuman, mulai dari jajanan tradisional hingga kuliner kekinian yang digemari anak muda. Gorengan seperti bakwan, risol, tahu isi, dan tempe goreng tersusun rapi di atas nampan besar, sebagian masih mengepul hangat.
Tak hanya menu klasik, pedagang juga menawarkan donat dengan topping cokelat dan keju, dimsum kukus, kebab mini, corndog mozzarella, hingga dessert box dan puding berlapis.
Pilihan minuman pun beragam, mulai dari es teh jumbo, thai tea, es matcha, es buah, hingga minuman soda berwarna cerah dengan potongan buah segar. Setiap hari menjelang pukul 17.30 WIB selama Ramadan, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau melambat.
Kendaraan roda dua dan roda empat harus bergerak perlahan karena banyaknya warga yang memadati sisi jalan dan memarkirkan kendaraan. Sebagian pengunjung memilih parkir agak jauh dan berjalan kaki demi mendapatkan takjil yang diinginkan.
Salah seorang pembeli, Muhammad Sidik Muzaki (20), mengaku datang lebih awal untuk menghindari puncak keramaian sekaligus mengikuti tren “war takjil” di media sosial.
“Kalau datang mepet azan biasanya susah parkir dan beberapa menu sudah habis. Saya datang dari jam setengah enam,” ujarnya.
Sidik menyiapkan Rp50 ribu untuk membeli takjil berbuka. Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk mendapatkan makanan dan minuman yang diinginkan. Ia menilai bazar Ramadan tahun ini lebih ramai dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah pedagang dan variasi menu yang bertambah.
“Sekarang lebih padat sampai jalanan macet. Mau parkir motor saja susah. Tapi jadi lebih seru karena pilihannya banyak,” tuturnya.
Meski banyak pilihan, Sidik tetap memperhatikan kebersihan lapak sebelum membeli. Ia memastikan makanan tertutup rapi dan penjual melayani dengan baik.
Menjelang azan Magrib, suasana semakin riuh. Pedagang melayani pesanan terakhir, sementara pembeli bergegas membawa kantong plastik berisi aneka takjil menuju kendaraan masing-masing.
Bazar Ramadan di Jalan WR Supratman simpang Jalan Pattimura kembali menjadi salah satu titik favorit warga Pekanbaru untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa. Di tengah padatnya jalan dan antrean, kebersamaan dan semangat Ramadan terasa kental di kawasan tersebut. (dof)
Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…
Hujan deras di Baloi Batam picu banjir lumpur dan kayu gelondongan dari bukit gundul, jalan…
Tumpukan sampah plastik kepung Pantai Padang di sekitar Masjid Al-Hakim, wisatawan soroti kebersihan kawasan wisata…
Satlantas Polres Limapuluh Kota beri sanksi push up bagi pengendara yang parkir sembarangan di Flyover…
Telkomsel hadirkan RoaMax Umrah kuota 70 GB hingga 17 hari plus voucher kuliner Nusantara di…
The Premiere Hotel Pekanbaru hadirkan program Resapi Ramadan dengan konsep All You Can Eat dan…