Pengendara melintas di Jalan Mustika di mana satu lajur sisi kiri diberlakukan parkir kendaraan dan Dinas Perhubungan Pekanbaru memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah Jalan Mustika dari Jalan Hang Tuah Ujung ke Jalan Kartini, Rabu (21/2/2024). Peraturan ini berlaku dari Senin hingga Jumat dari pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB. (MHD AKHWAN/RIAU POS )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Mustika, dekat RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru akan menerapkan atau memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Mustika.
Kabid Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Pekanbaru Febrino mengatakan, sebenarnya kondisi Jalan Mustika tersebut untuk jalur darurat menuju UGD di RSUD Arifin Achmad. Namun kondisinya saat ini sering macet karena ada tempat usaha kuliner, pedagang dan lain sebagainya.
”Jadi kemarin kami rapat bersama forum, ada Satlantas Polres, Jasaraharja, PUPR dan juga pihak RSUD Arifin Achmad. Sebelumnya, kami juga survei ke lapangan melakukan kajian-kajian. Awalnya rencananya kami mau membuat verboden Jalan Mustika itu dari arah Jalan Hang Tuah. Rupanya setelah kami survei dan kami lihat ternyata nanti akan menyebabkan kemacetan. Makannya kami ubah kajiannya sehingga verboden akan dilakukan di Jalan Mustika dari arah Jalan Kartini,” ujar Febrino, Rabu (21/2).
Ia katakan, pemberlakuan satu arah di Jalan Mustika tersebut hanya akan diberlakukan dari Senin-Jumat saja dari pukul 06.00 – 18.00 WIB. Sementara untuk Sabtu-Ahad tidak diterapkan pemberlakuan satu arah.
”Akan kami los kan aja karena ada suadara kita yang beribadah yang akan melewati Jalan Mustika,” jelasnya.
Ia mengaku pihaknya telah mengadakan rapat dan akan mempersiapkan administrasi sebelum diterapkan pemberlakuan satu arah ini. ”Sepekan pertama ini akan kami siapkan administrasi dulu. Mmungkin pekan depan sosialisasi dan akan membuat rambu-rambu perboden, dan parkir juga. Baru kami sosialisasi penerapannya. Ya akan kita uji coba dulu lah dalam waktu satu bulan atau dua bulan ini,” katanya.
Nantinya akan dilihat apakah berhasil atau tidak menekan kamacetan di Jalan Mustika. Apabila berhasil menekan kemacetan dengan pemberlakuan satu arah maka tidak menutup kemungkinan akan di permanenkan pemberlakuan satu arahnya.
”Nanti pihak RSUD Arifin Achmad juga akan membuka pintu untuk pengunjung itu satu pintu saja yaitu di Jalan Mustika. Kemarin kan pihak RSUD juga sudah melakukan kajian juga,” sebutnya.(yls)
Laporan DOFI ISKANDAR, Kota
PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…
Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…
Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…
Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…
Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…