PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pandemi Covid-19 tak hanya membuat takut dari segi kesehatan. Lebih jauh, sektor usaha juga kelabakan. Maka perbaikan ekonomi menjadi salah satu hal yang ditekankan Pemko Pekanbaru.
"Kami memperbanyak pelatihan dan pendampingan UMKM untuk mengatasi masalah ekonomi dari dampak Covid-19 ini," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pekanbaru Dr Idrus MAg.
Hal itu dikatakannya kepada Riau Pos, Kamis (19/11) usai Pelatihan Teknis Keterampilan Pembuatan Masker Se-Kota Pekanbaru. Pelatihan diadakan dua hari, 19-20 November 2020. Pelatihan diikuti 400 orang. Tahap I 100 orang, sisanya tahap lainnya hingga empat tahap.
Idrus mengatakan, resesi ekonomi akibat Covid-19 kali ini berbeda dengan krisis ekonomi 1998. Ketika itu, perbankan banyak yang kollaps. Justru UMKM jadi penyelamat ekonomi nasional. UMKM tetap berjaya. Kini kondisinya berbeda. Justru UMKM yang jatuh lebih dahulu. Sebab, semua sektor usaha kecil justru terdampak.
"Istilah Pak Sandiaga Uno, UMKM justru KO di ronde pertama kali ini," ujar Idrus.
Untuk itulah pelaku UMKM harus dapat mencari celah usaha yang bisa mengatasi keadaan. Salah satunya adalah berbagai kebutuhan penting saat Covid-19. Masker menjadi yang utama. Sempat terjadi kelangkaan masker. Makanya diperlukan banyak masker wajah yang berstandar.
Untuk itulah pihaknya melakukan pelatihan pembuatan masker ini. Tujuannya tak hanya jangka pendek, tapi jangka panjang. Akan ada pendampingan, kemungkinan pelatihan lanjutan, membuat kelompok. Kelompok-kelompok ini akan dibina.
"Nanti kita siapkan mereka membentuk koperasi. Jadi pembinaan UMKM ini akan kita arahkan untuk mandiri dan jadi koperasi," ujar Idrus.
Anggaran yang minim dan bahkan dipotong akibat pandemi Covid-19 ini tak membuat langkah Dinas Koperasi dan UKM surut. Adanya anggaran tambahan dari DPRD khususnya dalam pelatihan ini membuatnya bersyukur.
"Pak Ketua DPRD kita (Hamdani) luar biasa. Dalam kondisi pandemi, beliau memperhatikan kita," ujar Idrus.
Laporan: Muhammad Amin (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
BI memperluas MDR QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Merchant kecil hingga besar bebas…
Pemko Pekanbaru mendorong percepatan Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V untuk memperkuat konektivitas serta membuka…
Bendera Merah Putih sepanjang 2 kilometer dibentangkan di Tepian Narosa Teluk Kuantan untuk menyemarakkan Pacu…
Rumbai Gowes Club membawa 19 peserta dalam Riau Pos Gowes Merdeka 2026 pada 30 Agustus.…
SPCP IPDN 2026 dibuka 18-30 Agustus. Putra-putri Meranti bisa mendaftar dengan memenuhi syarat usia, pendidikan,…
Sebanyak 10.987 napi di Riau mendapat remisi Kemerdekaan. Dari jumlah itu, 185 napi menerima Remisi…