Categories: Pekanbaru

Kasus Perundungan Masih Gelar Perkara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kasus perundungan yang menimpa MFA, pelajar SMPN 38 Pekanbaru beberapa waktu lalu, kini kasusnya masih dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru. Tidak terasa, perkara itu sudah memasuki tiga pekan terakhir sejak dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satresktim Polresta Pekanbaru. 

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin Syam, bahwa hasil dari gelar perkara itu proses sidik. Artinya, dinaikkan dulu ke sidik terus gelar perkara lagi untuk penangkapan tersangka. "Tunggu pemeriksaan selesai baru akan gelar lagi," jelasnya, Rabu (20/11).

Katanya, yang sudah diperiksa itu sembilan orang dan semuanya masih saksi. "Saksi-saksi sembilan orang terdiri dari orangtua, pihak sekolah dan lainnya. Untuk terlapor ada tiga orang," terangnya.

Kemudian, beredar kabar perkara tersebut didiversi, Awal katakan diversi merupakan bagian dari penyelesaian perkara yang secara prosedur itu bukan perdamaian. Harus digaris bawahi diversi bukan perdamaian namun tahap penyelesaian perkara.

"Jadi perkara ini nanti seperti apa judulnya kita tetap proses sidik seperti biasa. Saya belum bisa cerita banyak, nanti akan saya kabari hasilnya," sebutnya.

Lebih lanjut, terkait perkara perundungan Awal mengatakan pasal yang disangkakan yakni UU Nomor 35/2014 tentang Perubahan UU Nomor 23/2002 dengan ancaman lima tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya MFA sudah diperiksa, Selasa (12/11) oleh Unit PPA. Dapat diketahui MFA merupakan pelajar kelas VIII korban perundungan oleh teman sekelasnya tiga orang antara lain, R, MP dan KR yang menyebabkan tulang hidungnya patah.(*3/ade)

Laporan MUSLIM NURDIN, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

12 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

12 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

13 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

13 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

14 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

14 jam ago