Categories: Pekanbaru

Desember, STC Mulai Beroperasi

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Pengelola Plaza Sukamarai di Jalan Jenderal Sudirman PT Makmur Papan Permata (MPP) menargetkan Desember 2019, para pedagang sudah bisa berdagang di gedung yang siap direnovasi. Saat ini, pihak pengelola sedang melakukan pendataan ulang pedagang yang akan menempati kios baru di Sukaramai Trade Center (STC) nanti.

PT MPP sendiri memberi batas waktu hingga 31 Agustus kepada pemegang Kartu Tanda Bukti Hak (KTBH) untuk daftar ulang. Saat ini, total sudah 83 persen atau 1.193 pemegang KTBH dari 1.421 pemegang KTBH yang sudah mendaftar. 

Plaza Sukaramai sendiri kini berganti nama menjadi Sukaramai Trade Center (STC). Pasca-kebakaran beberapa tahun lalu, pembangunan renovasi masih terus berjalan. Seluruh pedagang sudah disosialisasikan bahwa proses penempatan kembali kios diprioritaskan kepada pemilik KTBH, korban kebakaran dan umum. 

‘’Kami komit dengan kebijakan itu. Mulai 22 Mei 2017 sampai 31 Agustus 2019 masih melayani pedagang pemilik KTBH dan korban kebakaran untuk penempatan kembali. Di luar itu belum,’’ kata Pimpinan Cabang PT MPP Suryanto, Selasa (20/8). 

Lebih lanjut dipaparkannya, menyikapi tenggat waktu itu, dia mengimbau agar pemegang KTBH yang belum mendaftarkan ulang agar segera mendaftar. ‘’Dari toko yang lama, 1.421 KTBH.  Yang telah mengikuti proses penempatan kembali 1.191 KTBH atau 83 persen, berbanding 17 persen. Untuk 17 persen ini kami kasih kesempatan sampai 31 Agustus menggunakan haknya. Mulai 2 September kami akan melayani untuk pedagang umum. Jadi 28 bulan untuk yang eksisting,’’ urainya. 

Progres perkembangan pembangunan sendiri sambung dia sudah cukup baik, yakni untuk STC 1 dan STC 2. ‘’Perkembangan di lapangan, ada pembangunan STC 1 dan STC 2.  Yang STC 1 ini di lahan areal yang dulu terbakar, bobot  sekarang 73 persen, topping off 20 Oktober nanti. STC 2 sudah 40 persen, topping off 5 Desember. Karena itu untuk parkir,’’ katanya. 

Sementara itu, tempat penampungan sementara (TPS) yang ada di sana ditargetkan bisa dibongkar November nanti. ‘’Oktober serah terima toko, mulai berdagang Desember 2019. Februari 2020 fasilitas gedung normal. Uang muka 30 persen bisa dicicil sampai Oktober 2019 sisanya bisa cash dan lewat pembiayaan,’’ ungkapnya.(ali)
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif, Marjani Bantah Terlibat

KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…

3 jam ago

Jelang Tanah Suci, 256 JCH Inhu Masuk Tahap Manasik Terakhir

Sebanyak 256 JCH Inhu akan ikuti manasik terakhir. Selain pembekalan, juga dibahas biaya perjalanan dan…

5 jam ago

Aksi Tegas DLHK Pekanbaru, Angkutan Sampah Ilegal Langsung Ditindak

DLHK Pekanbaru amankan 8 angkutan sampah ilegal dalam razia malam. Pelaku dari luar kota kedapatan…

6 jam ago

Tanpa Konflik, PTPN IV PalmCo Pulihkan 223 Hektare Aset Negara

PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…

1 hari ago

Daihatsu Gran Max Tampil di GIICOMVEC 2026, Jadi Andalan Pelaku Usaha

Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…

1 hari ago

IMA Pekanbaru Satukan Member Lewat Halalbihalal dan Program Baru

IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.

1 hari ago