Categories: Pekanbaru

Pengajuan Kasus Perceraian Didominasi Istri

PEKLANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejak Januari 2020, Pengadilan Agama (PA) Kota Pekanbaru  telah menerima 96 berkas perkara kasus perceraian. Dari sekian banyak kasus perceraian tersebut, didominasi masalah perselisihan antara pasangan suami dan istri.

Panitera Pengadilan Agama Kelas 1A Kota Pekanbaru, H Yasir Nasution MA mengatakan, sampai saat ini berkas perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Pekanbaru lebih banyak diajukan oleh pihak istri.

Di mana perselisihan terus menerus masih menjadi dan alasan perceraian tertinggi di Kota Pekanbaru dengan total 66 perkara dan meninggalkan salah satu pihak sebanyak 29 perkara. Sedangkan yang murtad 4 perkara, serta persoalan ekonomi 2 perkara.

Selain itu, berdasarkan data kasus perceraian yang terjadi di Desember 2019 lalu, penyebab perceraian masih didominasi dengan perselisihan dan pertengkaran terus menerus, sebanyak 108 perkara. Sedangkan untuk penyebab lain seperti meninggalkan salah satu pihak sebanyak 23 perkara, murtad 1 dan penyebab karena ekonomi 2 perkara dengan total sebanyak 134 perkara.

"Dari tahun ke tahun sudah jelas penyebab dari perceraian yang terjadi di Kota Pekanbaru adalah perselisihan terus menerus, dan juga meninggalkan salah satu pihak. Kami selalu berusaha saat mereka mengajukan permohonan perceraian untuk dilakukan mediasi agar perceraian terssbut tidak terjadi dan hubungan rumah tangga para pasangan dapat kembali dibina," ucapnya.

Selain itu, saat ini Pengadilan Agama Pekanbaru telah memiliki aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Akta Cerai (SIPA) yang mulai banyak dipergunakan oleh para penggugat atau pun tim pengacaranya.

Pasalnya, dengan aplikasi tersebut masyarakat tak perlu lagi datang langsung ke Pengadilan Agama Pekanbaru untuk mendaftarkan pengajuan perceraiannya, melainkan dapat mengisi data melalui aplikasi SIPA dengan membuka alamat aplikasi yaitu di  SIPA.pa-pekanbaru.go.id.(ayi)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penanganan Karhutla Diperkuat, Satu Helikopter Water Bombing Tiba di Pekanbaru

BNPB menambah satu helikopter water bombing di Riau. Kini tersedia enam armada udara untuk memperkuat…

24 jam ago

IKTS dan P3KPI Gandeng DJP Riau, Siap Sosialisasikan PP 20 Tahun 2026 untuk UMKM

IKTS dan P3KPI Pekanbaru berkolaborasi dengan DJP Riau untuk mengedukasi pelaku UMKM terkait penerapan PP…

1 hari ago

Dua Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Diamankan di Meranti

Polisi mengamankan dua terduga pelaku dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap remaja 14 tahun di…

1 hari ago

Besok Pecahkan Rekor MURI Kue Talam Durian 1 Kilometer, CFD Pekanbaru Diperpanjang

Dishub Pekanbaru menerapkan rekayasa lalu lintas dan memperpanjang CFD untuk mendukung pemecahan rekor MURI Kue…

2 hari ago

Pendaftaran SPMB Riau Resmi Berakhir, Verifikasi Berkas Peserta Masih Berlangsung

Pendaftaran SPMB SMA dan SMK Negeri Riau resmi ditutup. Sekolah kini memverifikasi berkas peserta sebelum…

2 hari ago

Polemik Dana MBG Mengemuka, DJP Soroti Status Hibah dan Kepatuhan Pajak

DJP menyoroti status dana hibah MBG yang berpotensi menimbulkan risiko pajak. Di saat yang sama,…

2 hari ago