langgar-prokes-dua-sekolah-swasta-ditutup
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tindakan tegas diambil Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru. Dua sekolah swasta ditutup sementara karena pengelola sekolah dinilai abai dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat saat pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung.
Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Selasa (19/10) mengatakan, sekolah harus mengikuti kebijakan dari Disdik Pekanbaru yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) menteri terkait PTM.
"Kalau kami menemukan di lapangan, ada siswa yang berkeliaran di sekolah, itu (sekolah, red) langsung kami tutup," tegas dia.
Pihaknya memberikan sanksi untuk menutup sementara aktivitas PTM kepada sekolah yang melanggar. Mereka harus membuat pernyataan untuk tidak lagi abai dalam menjalankan prokes.
Ia mengaku sudah memberikan sanksi tersebut ke dua sekolah swasta. Pertama sekolah yang berada di Jalan Air Hitam, Kecamatan Bina Widya. Lalu sekolah yang berada di Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya. "Mereka seperti itu (langgar prokes, red), lalu kami hentikan. Kami tegur kepala sekolahnya, kami panggil kepala yayasan nya. Mereka buat (surat) pernyataan," terangnya.
Ia juga selalu mengingatkan pihak sekolah agar disiplin dan konsisten dalam menjalankan prokes. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat jika menemukan sekolah yang abai agar melaporkan ke Dinas Pendidikan Pekanbaru. "Karena tenaga kita juga terbatas. Sekolah kita ada sekitar 500 lebih, silahkan laporkan ke kita dan kita tindaklanjuti. Sampai saat ini baru dua sekolah yang kami tegur," jelasnya.
Ia mengaku, hampir dua bulan PTM digelar di Kota Pekanbaru, belum ada peserta didik yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Prokes di lingkungan sekolah dijalankan cukup baik, walaupun ada beberapa sekolah yang masih lemah menerapkan prokes," singkatnya.(yls)
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…