PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Hang Tuah Pekanbaru menggelar kuliah perdana Senin (12/10) secara daring atau zoom meeting. Acara tersebut dibuka oleh Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH. Kuliah perdana bertemakan "Menjadikan Tenaga Kesehatan dan Tenaga IT yang Kompeten Serta Berdaya Saing".
Kuliah perdana tidak hanya diikuti oleh mahasiswa baru STIKes-STMIK Hang Tuah Pekanbaru tahun ajaran 2020/2021tetapi juga diikuti oleh perwakilan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia. Peserta yang mengikuti kuliah perdana ini berjumlah 1626. Sedangkan untuk mahasiswa baru STIKes-STMIK Hang Tuah sebanyak 706 orang.
Pemateri kuliah perdana ini pada sesi pertama disampaikan oleh guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI Prof Dr Ascobat Gani MPH Dr PH. Pamateri kedua yakni, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bidang Pendidikan oleh Dr Indra Supradewi MKM. Selanjutnya sesi kedua, pemateri pertama oleh Guru Besar Universitas Lancang Kuning (Unilak) Prof Dr Syafrani MSi. Pemateri kedua oleh Rektor Pradita University Prof Richardus Eko Indrajit. Selanjutnya pemateri ketiga oleh Dandrem 031/Wirabima oleh Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan.
Wakil Ketua I Bidang Akademik STIKes Hang Tuah Pekanbaru Yuyun Priwahyuni SKM MKes didampingi Wakil Ketua I Akademik STMIK Hang Tuah Pekanbaru Yulanda SKom MKom mengatakan, tujuan kuliah ini adalah agar peserta kuliah perdana STIKes-STMIK Hang Tuah Pekanbaru termotivasi menjadi tenaga kesehatan dan tenaga IT yang kompeten dan berdaya saing.(nto/c)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.