Categories: Pekanbaru

Siapkan Petugas Pengurai Kemacetan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Lalu Lintas  (Ditlantas) dan jajaran mulai melakukan persiapan pengamanan jelang mudik Idulfitri 1443 H. Bahkan saat ini, polisi telah menyiagakan petugas pengurai kemacetan di seluruh kabupaten/kota yang ada di Bumi Lancang Kuning.

Hal ini sebagaimana disampaikan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada Riau Pos, Selasa (19/4). Dikatakan dia, bagi masyarakat pengguna jalan lintas maupun jalan provinsi bisa melaporkan kepada petugas pengurai kemacetan. Caranya, masyarakat dapat menghubungi kontak tim pengurai macet yang telah disediakan.

"Jadi masing-masing kabupaten/kota punya tim pengurai kemacetan. Masyarakat bisa lihat medsos Humas Polda Riau untuk catat nomor yang bisa dihubungi apabila terjadi kemacetan. Setelah dihubungi, petugas akan datang untuk mengurai kemacetan pada titik yang dilaporkan," ungkap Sunarto.

Saat ditanya, kapan Polda Riau akan menggelar apel Operasi Ketupat Lancang Kuning 2022, lelaki yang karib disapa Narto ini mengatakan bakal digelar pada 28 April 2022 mendatang. Seperti tahun sebelumnya, operasi kali ini juga bakal mengerahkan personel serta pendirian pos pengamanan (pospam) di beberapa titik rawan.

Terpisah, Direktur Ditlantas Polda Riau Kombes Pol Firman Darmansyah mengatakan saat ini pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik lebaran, setelah 2 tahun pandemi Covid-19.

"Pada pelaksanaan mudik nanti, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan. Pertama, kita mengimbau kepada warga untuk tidak terlalu euforia," kata Firman.

Selanjutnya, saat mudik, masyarakat diminta dia untuk wajib memperhatikan kondisi kendaraan yang digunakan. Kendaraan harus dalam kondisi prima, dan tidak mengalami kerusakan mesin maupun pengaman mobil lainnya. Kemudian juga dilengkapi dengan surat-surat yang sah.

"Cek kesehatan kendaraan, rem, lampu serta lainnya. Kita juga mewanti-wanti kepada pengendara untuk tidak kebut-kebutan dalam perjalanan mudik. Tetap utamakan keselamatan dari pada kecepatan," lanjut Firman.

Terakhir kata Firman, pada tanggal 28 April, pihaknya akan melakukan operasi Ketupat dan melakukan pengawasan dan pengawalan bagi warga yang ingin mudik. Untuk mengawal warga yang ingin mudik dengan selamat. "Jadi jika ngantuk saat berkendara, istirahat. Jangan paksakan biar selamat sampai tujuan," pungkasnya.(nda)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

16 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

16 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago