banyak-khasiatnya-mahasiswa-bagikan-tanaman-obat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Guna meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap tanaman obat keluarga (toga), DPD LPM Kota Pekanbaru bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang dan Mahasiswa Universitas Negeri Padang, Rabu (19/1) melakukan penanam tanaman toga di Puskesmas Sapta Taruna, Kecamatan Bukit Raya.
Menurut anggota DPD LPM Kota Pekanbaru Mirshal atau yang lebih dikenal dengan Achenk, kegiatan ini merupakan langkah untuk mengajak masyarakat di Kota Pekanbaru yang kerap melakukan pengecekan kesehatan di Puskesmas Sapta Taruna agar membudidayakan tanaman toga di sekitar rumahnya.
Apalagi, ada banyak manfaat yang bisa dilakukan dengan menanam tanaman toga. Yaitu untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan serta mengobati beberapa penyakit secara alami dan tradisional langsung dari rumah.
Bahkan, dengan melakukan penanaman toga dapat menciptakan kemandirian bagi keluarga, karena dapat menanam, merawat sekaligus memenuhi kebutuhan kesehatan keluarga.
"Kami berterima kasih dengan bantuan tanaman ini yang diberikan oleh mahasiswa KKN di dua universitas di Indonesia. Kami berharap dengan adanya apotek hidup ini, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk menjaga imunitas khususnya dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini," kata Achenk.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha Puskesmas Sapta Taruna Ners Emi Mutia mengatakan, toga yang ditanam di lingkungan Puskesmas Sapta Taruna ini berjumlah puluhan tanaman obat . Di antaranya, jeruk kasturi, bawang dayak, serai, kumis kucing, jahe, kaca beling dan juga yang lainnya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat yang melakukan pengecekan kesehatan ataupun berobat di Puskesmas Sapta Taruna agar bisa melakukan pertolongan pertama dengan menggunakan tanaman obat tersebut, sehingga meminimalisir kontak antara pasien yang berobat di puskesmas.
"Tanaman ini bagus untuk digunakan sebagai obat pertolongan pertama. Karena ada banyak sekali khasiatnya," ucap Erni.
Sementara itu, Ketua KKN dari Universitas Negeri Padang Mutia mengatakan pihaknya sengaja memberikan toga ini sebagai salah satu program untuk mengajak masyarakat dalam mengelola toga yang memiliki banyak manfaatnya.
"Kami menanam ini didua tempat, yaitu di Kantor Lurah Tangkerang Labuai dan juga Puskesmas Sapta Taruna. Kami berharap tanaman obat yang kami berikan ini bermanfaat dan bisa diaplikasikan oleh masyarakat di kawasan rumahnya," harap Mutia.(ayi)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.