FOTO BERSAMA: Mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia berfoto bersama usai berkunjung ke Bumi Suci Matreya, Rabu (18/12/2019). (IBT Pelita Indonesia for riau pos)
KOTA (RIAUPOS.CO) — Puluhan mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia melakukan kunjungan ke beberapa tempat ibadah Buddhis yang ada di Kota Bertuah, Rabu (18/12).
Menurut dosen pembimbingIBT Pelita Indonesia, Ket Tjing, kunjungan mahasiswa tersebut merupakan langkah mengikuti perkuliahan mata kuliah wajib umum (MKWU) Pendidikan Agama Buddha. Mahasiswa berkunjung langsung ketempat-tempat ibadah Agama Buddha yang memiliki perbedaan tradisi, seperti Tri Ratna Buddhist Centre Pekanbaru, Vihara Metta Dhamma Arama, dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Pekanbaru.
"Total ada sekitar 70-an mahasiswa yang mengikuti agenda rutin tahunan sebelum melaksanakan ujian akhir semester ini. Melalui kegiatan ini kami berharap mereka dapat belajar dan melihat keberagaman tradisi dalam agama Buddha," ucap Ket Tjing.
Tak hanya sekedar mengikuti kunjungan, para mahasiswa juga diminta menyampaikan intuisinya. Pasalnya, tempat-tempat ibadat agama Buddha yang dikunjungi ini, para mahasiswa dapat melihat berbagai hal. Seperti reliks (sarira) siswa Buddha, pohon bodhi (ficus religiosa), dan berbagai simbol Buddhis lainnya.
Seorang mahasiswa dari kelas Bisnis Manajemen Eshelmida Pramudita mengatakan, dirinya sangat senang dan mendapatkan hal positif dari kunjungan tersebut.(ayi)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…