Categories: Pekanbaru

Mayat di Tanah Kosong Berstatus ASN

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Polisi berhasil menemukan identitas pria yang ditemukan tewas di tanah kosong milik PT TBS, Jalan Kuantan II, Gang Paluh, Kelurahan Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (17/11). Identitas korban ditemukan dari dompet yang ada di tubuh korban. Dari identitas itu menjelaskan bahwa pria  tersebut merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama T Herman Hamid (59) yang bertugas di Perhubungan Laut Sei Duku, dan beralamat di Jalan Sultan Syarif Hasyim Nomor 29 RT 01 RW 01 Kelurahan Kampung Dalam, Kabupaten Siak.

"Di badan korban kita menemukan dompet yang berisi berbagai jenis identitas. Kartu identitas istri dan uang tunai Rp100.000,"  kata  Kapolsek Limapuluh, AKP Stevie.

Ditambahkan stevie, saat ditemukan keadaan mayat pria ini sudah kondisi sudah dalam kondisi menghitam dan saat ini jasatnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan Otopsi.

Seperti diberitakan Riau Pos sebelumnya, mayat tersebut ditemukan oleh pekerja potong rumput bernama Frans Doni yang sedang beraktivitas mengambil rumput di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ketika itu dia sempat terkejut, karena ada sosok tubuh laki-laki yang telah membusuk.

Kemudian saksi memanggil warga sekitar dan perangkat RT untuk memastikan sosok tersebut serta melaporkan kejadian ke Mapolsek Limapuluh. Dari keterangan Frans, saat itu pria tersebut menggunakan kaos hitam dan celana olahraga dengan kondisi tubuh sudah menghitam dan membusuk.

Untuk penyebab kematian mayat, pihak kepolisian masih menunggu hasil identifikasi oleh Dokter Forensik Polda Riau.

"Kami masih menunggu hasil otopsi kedokteran forensik Bhayangkara yang di pimpin oleh Dokter Supriyadi terlebih dahulu, untuk memastikan penyebab kematian pria tersebut. Dan untuk tanda-tanda kekerasan sampai saat ini belum bisa terlihat karna korban di duga sudah meninggal lebih dari lima hari," tambah Stevie.

Dari informasi yang diperoleh Riau Pos, bahwa saat ini Herman Hamid sudah tidak tinggal bersama anak istrinya, karna sudah lama berpisah. Dan keluaga sudah setuju untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban.(bay)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

13 jam ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

14 jam ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

14 jam ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

2 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

2 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

2 hari ago