warga-masih-kesulitan-dapatkan-kis
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Program Pemko Pekanbaru soal layanan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis, dinilai belum bisa dinikmati sepenuhnya.
Pasalnya, saat kegiatan reses, anggota DPRD Kota Pekanbaru Arwinda Gusmalina masih mendapati banyak warga yang mengeluh dan kesulitan untuk mendapatkan KIS.
Persoalan ini pun menjadi perhatian politisi PAN ini, supaya sosialisasi dan kemudahan bagi masyarakat yang benar-benar layak mendapatkannya harus dilaksanakan secara maksimal sampai akar rumput.
"Masalah KIS agak sedih kami mendengarnya, karena langsung dari warga yang menyampaikannya ke kamu. Ada warga yang memang sangat membutuhkan, tapi sulit untuk ngedapatin KIS, sosialisasi harus lebih maksimal ini," kata Arwinda kepada wartawan, Kamis (18/11).
Dikatakan Arwinda, keluhan warga ini disampaikannya saat menggelar reses di daerah pemilihan (dapil) nya, Tenayan Raya dan Sail pekan lalu. "Kami berharap kesulitan warga untuk mendapatkan KIS ini harus menjadi perhatian Pemerintah. Apalagi ini sangat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu di tengah sulitnya perekonomian," paparnya.
Selain masalah layanan kesehatan, anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru ini juga menyampaikan ada banyak lagi aspirasi yang ditampungnya. Seperti masalah semenisasi, drainase. Ada juga masyarakat yang minta untuk dukungan renovasi masjid dan musala.
Untuk kaum ibu-ibu minta supaya diberikan kesempatan berkreasi lewat pelatihan-pelatihan dalam upaya membantu perekonomian keluarga. "Ibu-ibu minta dukungan juga dibuat beberapa pelatihan untuk meningkatkan ekonomi keluarga," sebutnya.
Persoalan lampu jalan, ini juga menjadi atensi warga untuk dipasang, karena ada disejumlah titik perlu ada PJU.
"Saat ini kami tampung semua aspirasi warga kami, dan secara bertahap akan kami perjuangkan untuk dapat direalisasikan Pemko demi pemerataan pembangunan menuju Pekanbaru yang lebih sejahtera," tutur Arwinda.
Dalam kesempatan reses juga, Arwinda bersama tim menyempatkan diri mengunjungi korban bencana kebakaran di Jalan Tani, Kelurahan Sialang Rampai. Diketahui rumah kayu milik Jaka ludes terbakar, tanpa menyisakan apapun, dan Arwinda datang sebagai bentuk kepedulian sembari memberikan dukungan untuk tetap semangat dan memberikan bantuan uang tunai untuk keperluan Jaka dan keluarga.
"Musibah kebakaran yang menimpa saudara kita ini, supaya dapat juga dibantu pemerintah untuk dibangun lagi, kita prihatin," tutup nya.(lim)
Laporan AGUSTIAR, Kota
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…