Categories: Pekanbaru

Perluas TPA Muara Fajar, Bebaskan Lahan 5 Ha

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar saat ini dalam perencanaan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Hal itu dilakukan karena kapasitas TPA itu kini sudah hampir penuh dalam menampung sampah yang diproduksi masyarakat Kota Pekanbaru.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Jumat (18/9) mengatakan, saat ini pihaknya telah membuat perencanaan untuk perluasan TPA tersebut. Firdaus menyebut akan ada pembebasan lahan seluas 5 hektare yang berada tidak jauh dari TPA 2 Muara Fajar.

"Ada 5 hektare, itu kita rencanakan untuk penambahan.

Maka kita harus beli lagi yang di samping sana," katanya.  Lahan tersebut akan disediakan oleh Pemko Pekanbaru, sementara untuk kontruksi langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Ia mengungkapkan, melihat kondisi saat ini di TPA Muara Fajar, lokasi itu diperkirakan hanya mampu menampung sampah hingga 12 bulan ke depan. Dan jika sistem pengelolaan nya baik maka paling lama mampu bertahan hingga dua tahun ke depan. "Maka kita harus merencanakan untuk perluasan mulai saat ini. Kalau kondisi sekarang tidak lama lagi sudah penuh, karena sekarang  tinggal bagian pinggirnya," terang Wako.

Dikatakannya, terbatasnya daya tampung TPA tersebut harus diantisipasi dari awal. Karena TPA merupakan keperluan penting bagi kota dan  sampah diproduksi setiap hari. Produksi sampah dari masyarakat Kota Pekanbaru saat ini mencapai 800 meter kubik dalam sehari. Sampah itu seluruhnya diangkut ke TPA Muara Fajar untuk diolah.

Ia menyebut, sekarang sistem yang digunakan masih open dumping dimana sampah dibuang begitu saja. Sementara harusnya memakai sistem sanitary landfill. "Open dumping itu sudah lama ditinggalkan dan beralih ke sanitary landfill yakni membuang dan menumpuk sampah ke suatu lokasi yang cekung, memadatkan sampah tersebut kemudian menutupnya dengan tanah," jelasnya.

Seiring itu juga akan ada penambahan empat unit alat berat pada tahun 2021 nanti. Penambahan itu, sebut Wako diperlukan mengingat alat berat yang ada di lokasi itu saat ini hanya delapan unit. Sementara yang beroperasi hanya empat unit karena empat unit lainnya rusak berat.(ali)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Satu Tahun Kepemimpinan, Agung Nugroho Dorong RT/RW Jadi Garda Terdepan

Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…

23 jam ago

Tes Urine Mendadak di Telukkuantan, Tujuh Orang Positif Narkotika

BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…

24 jam ago

Dua Bulan Tanpa Hujan, Bengkalis Mulai Kekurangan Air Bersih

Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…

24 jam ago

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

3 hari ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

3 hari ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

3 hari ago