FIRDAUS
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – RUMAH Potong Hewan (RPH) Pekanbaru sudah lama kondisinya memprihatinkan. Khususnya kandang penitipan sapi. Mulai dari atapnya yang berkarat hingga berlubang.
Namun tahun ini, kandang sapi di RPH yang terletak di Jalan Cipta Karya ujung tersebut mulai direhab atau diperbaiki. Khususnya perbaikan pada bagian atap.
Pantauan Riau Pos, Kamis (18/7), kandang sapi di RPH didominasi dengan cat warna biru pada batang betonnya. Atap seng yang dulu berlubang diganti dengan yang baru. Bahkan dilengkapi dengan roof ventilation yang terlihat mencolok karena kandang tersebut tidak berdinding alias terbuka.
Kepala Distankan Pekanbaru M Firdaus mengatakan, rehab kandang sapi di RPH dilakukan bertahap. ”Bartahap,” ungkap Firdaus singkat, kemarin.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Distankan Pekanbaru Helandria optimistis dengan adanya perbaikan kandang sapi berdampak positif terhadap peningkatan capaian retribusi di RPH. ”In Sya Allah tercapai,” tambah Helandria.
Di mana, capaian retribusi penyembelihan sapi di RPH Distankan Pekanbaru masih jauh dari targetnya. Sampai di bulan Juni baru mencapai sekitar Rp300 jutaan. Sementara target yang dibebankan pemko sebesar Rp650 juta. Padahal hanya menyisakan sekitar lima bulan lagi. ”Capaian retribusi per tanggal 28 Juni 2024 sebesar Rp328.785.000 atau 50,58 persen dari target tahun 2024 sebesar Rp650.000.000,” tutupnya.(yls)
Laporan JOKO SUSILO, Tuah Madani
Tiga kios semipermanen di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru terbakar. Seorang pedagang terluka, sementara api berhasil…
OMODA kembali ke Indonesia bersama JAECOO dan memperkenalkan O4 EV, mobil listrik berbasis AI dengan…
Pria 75 tahun di Inhu ditahan polisi setelah diduga melakukan kekerasan seksual terhadap pasien dengan…
KPK menyita mobil Pajero Sport milik istri Bupati Kuansing Suhardiman Amby dalam penyidikan dugaan suap…
Akses keluar Tol Pekanbaru-Dumai menuju Kota Pekanbaru dialihkan ke Pintu Tol Bypass mulai 30 Juli…
Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…