pengungsi-rohingya-mulai-dipindahkan-ke-pekanbaru
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemindahan ratusan pengungsi Rohingya ke Kota Pekanbaru dari Aceh dimulai, Rabu (18/5). Proses pemindahan merupakan tahap pertama.
Demikian disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru Zulfahmi Adrian pada wartawan. "Proses pemindahan dimulai untuk tahap pertama. Dijadwalkan hari ini sudah sampai di Kota Pekanbaru," kata dia.
Menurutnya, para pengungsi Rohingya tersebut akan diberangkatkan dengan penerbangan pertama dari Medan ke Pekanbaru. Mereka mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru sebanyak empat penerbangan.
"Jadi satu penerbangan membawa 31 hingga 35 orang. Total ada empat penerbangan," jelas Zulfahmi.
Proses pemindahan akan langsung ditinjau oleh Satgas Pengawasan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) Pusat di bawah Kemenkopolhukam RI. Total ada 119 orang pengungsi asal Rohingya bakal dipindahkan ke Kota Pekanbaru.
Zulfahmi menyebut, Tim PPLN juga menyiapkan akomodasi bagi para pengungsi. Lokasi akomodasi tersebut berbeda dengan akomodasi pengungsi saat ini.
Dirinya mengatakan bahwa penempatan para pengungsi nantinya di Wisma D’COP 2. Wisma itu berada di Jalan Ciptasari, Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya.
Tim PPLN di Kota Pekanbaru juga telah mengikuti rapat koordinasi akhir terkait pemindahan pengungsi asal Rohingya dari Aceh ke Kota Pekanbaru.
Rapat itu dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana Harian Satgas PPLN Nasional, Brigjen Bambang Pristiwanto dan Direktorat Kewaspadaan Nasional Kemendagri.(ali)
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…