Categories: Pekanbaru

Pemilik 9 Bando Reklame CuekÂ

KOTA (RIAUPOS.CO) — Sehari pascapenyegelan yang dilakukan Senin (16/12) oleh Satpol PP Pekanbaru, para pemilik sembilan bando reklame di Pekanbaru masih cuek. Tak ada satupun yang dengan sukarela memotong bandonya sendiri maupun yang melaporkan diri. 

Senin lalu,  stiker peringatan ditempelkan pada sembilan titik bando reklame yang ada sebagai tanda penyegelan. Dalam tulisan stiker itu juga dijelaskan beberapa peraturan yang dilanggar diantaranya Perda Pekanbaru Nomor 4 Tahun  2011. Serta Perda Pekanbaru Nomor 7 Tahun 2012 dan Perwako Nomor 24 Tahun 2013. Barang siapa merusak atau menghilangkan stiker ini dituntut dengan peraturan yang berlaku.

Sembilan bando yang disegel ini jika dirinci, dua bando reklame berdiri di Jalan Tuanku Tambusai. Yakni satu berada antara Mal SKA dan Univeritas Muhammadiyah Riau, dan satu lagi dekat Global Bangunan dan Rumah Makan Sederhana.

Kemudian, ada dua pula di Jalan Riau, yakni satu titik berada dekat pertigaan Jalan Riau dan Jalan Kulim, satu lagi bando berada dekat gerbang masuk Hotel Grand Elite Hotel. Selanjutnya, dua titik berada di Jalan Soekarno Hatta, yakni di dekat Kantor Asuransi Sinarmas dan Hotel Olgaria serta tak jauh dari dealer Honda. Di sini, bando sudah terlihat tua dan rusak dan memiliki potensi  membahayakan bagi pengguna jalan raya.

Lalu, satu titik bando reklame berada di Jalan Sudirman Ujung dekat Soto Bude Simpang Tiga. Selanjutnya,  satu titik berada di Jalan Imam Munandar dekat persimpangan Jalan Kapling dan terakhir di Jalan Kaharuddin Nasution ujung simpang Kubang Raya. 

Usai penyegelan, pada dasarnya Pemko Pekanbaru melalui Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) yang melakukan penyegelan memberikan ruang bagi pemilik untuk memotong sendiri bando miliknya. Namun, sehari berlalu, tak sedikitpun tampak tanda-tanda pemiik sadar. 

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Keselamatan Teknik Sarana dan Prasarana Dishub Kota Pekanbaru Tengku Ardi Dwisasti kepada Riau Pos, Selasa (17/12). "Sampai sekarang belum ada (yang memotong bandonya sendiri, red)," kata Ardi.(ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago