Categories: Pekanbaru

LPPM Unri Kembangkan Hijauan Pakan Ternak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau (Unri) melaksanakan pengembangan ternak ruminansia di Desa Koto Simandolak, Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Ide pelaksanaan kegiatan ini berasal dari Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, Rektor Unri yang merupakan putra daerah Desa Kota Simandolak. Desa tersebut memiliki sistem pengusahaan ternak ruminansia yang masih tradisional, yakni ternak dilepas liarkan tanpa dikandangkan. Pakan ternak hanya mengandalkan rumput alam. Kotoran ternak belum dimanfaatkan secara optimal sebagai pupuk organik dan bahan baku biogas. 

Untuk mengatasinya, sekaligus mewujudkan Desa Koto Simandolak sebagai Desa Mandiri Berbasis Peternakan, maka perlu dilaksanakan pengabdian masyarakat dengan skema desa binaan. Kegiatan pengabdian ini akan dilakukan selama 5 tahun (2020-2024). Melalui mekanisme pendampingan secara berkala kepada kelompok masyarakat dan lembaga perekonomian desa. Tim ini diketuai Dr Djaimi Bakce SP MSi. Dengan anggota Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, Prof Dr Almasdi Syahza SE MP, Prof Dr Zulfan Saam MS, Dr  Ir Adi Wirman MS, dan Dr Ir Evy Rossi MSc.

"Tahun pertama ini difokuskan pada kegiatan pelatihan, pendampingan dan demotrasi tentang manajemen pakan ternak ruminansia, budidaya ternak kerbau, pengenalan hijauan pakan ternak, dan budidaya hijauan pakan ternak," ujar Dr Djaimi.

Pengembangan kebun bibit hijauan pakan ternak dilakukan dengan menanam 3 jenis rumput hijauan pakan ternak, yakni rumput gajah Thailand sebanyak 1000 stek, rumput odot sebanyak 1000 stek, dan rumput setaria 160 batang. 

Sebagai rekomendasi, pada tahapan berikutnya perlu pengembangan dan penyebarluasan hijauan pakan ternak secara masif dan sistematis di desa tersebut.  Potensi ekonomi produk dari ternak ruminansia di samping daging, yang belum dimanfaatkan. Karena itu, perlu memperkenalkan dan mengaplikasikan teknik pemanfaatan kotoran ternak untuk pupuk organik padat dan cair, memperkenalkan serta mengaplikasikan tenik pemanfaatan kotoran ternak sebagai bahan baku biogas.(azr/kom)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh dengan Teknologi Keselamatan Lengkap

Mitsubishi New Pajero Sport hadir dengan sasis ladder frame, mesin diesel bertenaga, dan teknologi keselamatan…

10 jam ago

Penerbangan Langsung Pekanbaru–Sibolga Resmi Beroperasi

Rute penerbangan Pekanbaru–Sibolga resmi dibuka oleh Wings Air, memperkuat konektivitas Riau–Sumut dan mendukung mobilitas serta…

11 jam ago

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

12 jam ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

13 jam ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

13 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

14 jam ago