FOTO BERSAMA: Kepala Seksi Subdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI Dr H Suwardi MPd (dua kanan) berfoto bersama dengan Kepala MAN 4 Agus Salim Tanjung MA (kanan) saat berkunjung ke MAN 4, Rabu (16/10/2019). MAN4 PEKANBARU FOR RIAU POS
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah menjadi pembicara dikegiatan sosialisasi Keputusan Menteri Agama/PMA 184 2019, tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada madrasah bagi Kepala Madrasah dan Wakil Kurikulum jenjang MTs dan MA, yang ditaja Kanwil Kemenag Riau, Rabu (16/10) Dr H Suwardi MPd, Kepala Seksi Subdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI langsung menyempatkan diri berkunjung ke MAN 4 Pekanbaru, di Rumbai.
Ia didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asmuni MA. Bagi MAN 4 yang baru diresmikan Menteri Agama H Lukman Hakim Saefuddin pada 29 Oktober 2018 dan dilakukan syukuran peresmiannya pada 15 Desember 2018 yang dihadiri oleh Direktur KSKK Pendidikan Madrasah pada Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Dr H A Umar MA, kunjungan Suwardi Kumis merupakan kehormatan bagi MAN 4.
‘’Tentu kunjungan Pak Suwardi ke sekolah kami, merupakan sebuah kehormatan dan menjadi suport tersendiri bagi kami,’’ ujar Kepala MAN 4 Pekanbaru, Agus Salim Tanjung MA.
Menurutnya, dari empat tipologi pendidikan madrasah yang dikembangkan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah, selain madrasah reguler, sedikitnya ada tiga tipologi pendidikan madrasah lainnya. Yaitu pendidikan madrasah berbasis akademik/sains, madrasah berbasis vokasi (kejuruan), dan pendidikan madrasah berbasis keagamaan.
‘’Kami ini diprioritaskan untuk menjadi madrasah berbasis keagamaan. Makanya sarana dan prasarana termasuk kegiatan akademik dan nonakademik yang dijalankan madrasah ini, sejalan dengan tujuannya tersebut. Tinggal menunggu dibangunnya asrama saja, program boarding di MAN 4 Pekanbaru ini siap dijalankan,” tutur Agus menyampaikan tentang keadaan MAN 4 Pekanbaru saat ini.
Hal senada juga disampaikan Oloan Harahap MA, Wakil Kurikulum MAN 4 Pekanbaru, kegiatan ekstrakurikuler juga sudah menjurus ke arah keagamaan. Seperti ada ekskul Tahfiz, bengkel Quran, dan seni hadrah. Kegiatan ekskul lainnya juga dilaksanakan dengan menginternalisasi nilai-nilai keagamaan.
Sedangkan Kepala Seksi Subdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI, Dr H Suwardi MPd mengaku, sebagai komitmen Kemenag RI dalam kesempatan disampaikan tahun 2020 kegiatan pembangunan asrama MAN 4 akan dimulai. ‘’Insya Allah tahun depan sudah dimulai. Karena telah dialokasikan dalam alokasi dana di Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk Kemenag RI. Tentunya dengan monitoring dari Kabid Penmas Kanwil Riau,’’ ujarnya.(ksm)
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…