H: Sejumlah warga berbelanja saat kegiatan pasar murah melalui program Mobil Pak Aman di Masjid Al-Ihsan Jalan Teratai, Kecamatan Sukajadi, Rabu (17/9/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Program Pangan Keliling Andalan, Murah, dan Amanah (Pak Aman) kembali hadir di tengah masyarakat.
Rabu (17/9), mobil Pak Aman melayani warga di Jalan Teratai samping Masjid Al-Ihsan, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Sukajadi.
Sejak pagi, puluhan warga—mayoritas ibu rumah tangga—sudah antre menunggu kedatangan mobil yang membawa beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, hingga telur dengan harga jauh lebih murah dari pasaran. Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, seluruh bahan pangan ludes terjual.
Husna Dewi (56), warga Sukajadi, mengaku terbantu dengan hadirnya mobil Pak Aman. “Biasanya beli gula di pasar Rp18.000/kg, di sini cuma Rp16.000. Telur juga lebih murah, Rp24.000 per setengah papan, kalau di pasar sudah Rp27.000. Kalau bisa rutin, biar masyarakat bisa belanja bahan pangan dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Sekretaris Lurah Sukajadi, Weldison SE, menyampaikan apresiasi atas program ini. “Respon masyarakat sangat baik. Kami berharap mobil Pak Aman rutin hadir di wilayah kami,” katanya.
Kepala Tim Mobil Pak Aman, Desfilefa, menjelaskan program ini dijalankan bergilir di 83 kelurahan se-Kota Pekanbaru. “Sepanjang 2025, mobil Pak Aman akan menyambangi seluruh kelurahan. Saat ini baru 10 kelurahan yang sudah dilayani. Harapannya, masyarakat di wilayah rawan pangan bisa lebih mudah mendapatkan sembako dengan harga terjangkau,” jelasnya.
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…