pihak-ritel-dipaksa-hapus-tulisan-parkir-gratis
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Polemik retribusi parkir disejumlah ritel di Kota Bertuah mulai memasuki babak baru. Kali ini, pihak ritel dipaksa untuk menghapus atau menutup tulisan layanan parkir gratis yang dilakukan oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Jumat (17/9/2021) malam.
Menurut Humas PT Indomarco Prismatama Diki Handoko kepada Riaupos.co, pihak Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru datang ke sejumlah toko ritel Indomaret di Jalan Rawamangun dan Jalan Lumba-Lumba Kecamatan Bukit Raya. Mereka memerintahkan kepada pihak ritel agar segera menutup atau menghapus tulisan "layanan parkir gratis" yang masih tertempel digerai sampai surat keputusan terkait keberadaan juru parkir diputuskan.
"Info dari anak toko saya di Indomaret Rawangun 67 dan toko Indomaret Lumba-Lumba 29 mereka suruh hapus atau tutup dengan lakban tulisan parkir gratis sampai ada putusan final hari Senin," ucapnya.
Bahkan selama kurang lebih 15 menit pihak Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru meminta pihak Indomaret dan ritel lainnya agar tidak mengusir juru parkir yang telah ditempatkan oleh pihak ketiga yaitu PT Yabisa Suskse Mandiri sebelum diturunkannnya surat dari hasil sidang Senin mendatang.
"Katanya tunggu keputusan sidang Senin nanti dulu. Kalau keluar suratnya barulah jukir itu bisa meninggalkan area parkir ritel," tambahnya.
Saat ini sejumlah berita terkait penolakan retribusi parkir di area parkir ritel menjadi perbincangan khalayak ramai.
"Intinya di toko juga ada pergolakan. Ada intimidasi juga bahwa yang di berita-berita itu tidak ada kekuatan terlulisnya," kata Diki.
Selain itu, pihak Indomaret kini juga tengah mengalami dilema. Di mana, sejumlah pelanggan melalukan komplain terhadap pembayaran parkir di area mereka.
"Kami jadinya bingung. Di mana konsumen kami sekarang juga banyak yang komplain ke team toko. Sedangkan papan di luar yang ada terlulis layanan parkir gratis diturun paksa oleh mereka," tegasnya
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pekanbaru Yuliarso dikonfirmasi kembali bungkam. Kali ini saat ditanyakan tentang retail yang dipaksa menutup tulisan parkir gratis di Indomaret. Sambungan telepon yang dilayangkan dan pesan WhatsApp yang dkirimkan tak direspon.
Sebelumnya, dia juga bungkam saat ditanya tentang jukir yang masih menarik retribusi parkir meski sudah dilarang Sekdako Pekanbaru HN Jamil MAg MSi.
Laporan: Prapti Dwi Lestari dan M Ali Nurman (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
BNPB menambah satu helikopter water bombing di Riau. Kini tersedia enam armada udara untuk memperkuat…
IKTS dan P3KPI Pekanbaru berkolaborasi dengan DJP Riau untuk mengedukasi pelaku UMKM terkait penerapan PP…
Polisi mengamankan dua terduga pelaku dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap remaja 14 tahun di…
Dishub Pekanbaru menerapkan rekayasa lalu lintas dan memperpanjang CFD untuk mendukung pemecahan rekor MURI Kue…
Pendaftaran SPMB SMA dan SMK Negeri Riau resmi ditutup. Sekolah kini memverifikasi berkas peserta sebelum…
DJP menyoroti status dana hibah MBG yang berpotensi menimbulkan risiko pajak. Di saat yang sama,…