Categories: Pekanbaru

Disnakertrans Riau Pelajari Laporan 10 Perawat RS Santa Maria

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau saat ini masih mempelajari laporan 10 perawat di Rumah Sakit (RS) Santa Maria Pekanbaru terkait dugaan pemaksaan pengunduran diri mereka oleh manajemen.

"Kami memang telah menerima laporan dari para perawat itu. Namun tentunya, kami akan menelaah dan mempelajari terkait laporan itu," kata Kadisnakertrans Riau Imron Rosyadi, Kamis (17/3).

Imron mengakui, pihaknya akan menindaklanjuti laporan itu. Nantinya, sejumlah pihak yang berkompeten akan dipanggil untuk dikonfirmasi.

"Inikan masalah hubungan industrial. Tentu kami akan menyelesaikannya dengan baik," ujarnya.

Untuk diketahui, para perawat itu mendatangi Kantor Disnakertrans Riau untuk melaporkan tindakan sewenang-wenang manajemen RS Santa Maria. Mereka mengadukan dipaksa berhenti bekerja saat mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Nora, salah satu perawat mengatakan, dirinya dipaksa membuat surat pengunduran diri lantaran mengikuti tes CPNS tersebut beberapa waktu lalu. Padahal menurutnya, dirinya dan sejumlah perawat lain tidak merasa melakukan pelanggaran.

"Kami tidak merasa melakukan tindakan indisipliner. Karena kami hanya memanfaatkan waktu, tak sedang dinas untuk ikut seleksi tes CPNS itu," terangnya.

Kendati demikian ia dan perawat lain justru dipanggil untuk menghadap pimpinan di RS Santa Maria Pekanbaru. Meraka kemudian diminta membuat dan menandatangani surat pengunduran diri.

"Kami terpaksa tanda tangani surat pengunduran diri pada 14 Januari 2022. Kami dipanggil satu-satu ke ruangan personalia RS Santa Maria. Dalam ruangan ada manajer keperawatan, personalia dan koordinator personalia. Mereka memaksa saya untuk membuat dan menandatangani surat pengunduran diri," jelasnya.

Tambahnya, surat tersebut bukan serta merta dibuat oleh perawat sendiri, namun format dan beberapa perlengkapannya sudah disediakan oleh pihak rumah sakit. Seperti materai, pulpen serta format surat.

"Kami juga tidak diizinkan keluar sebelum menyelesaikan surat pengunduran diri itu," terangnya.

Sementara kuasa hukum para perawat, Ikhsan dan Buha TH Manik menduga ada tindakan pemaksaan dalam kasus tersebut. Malah para korban merasa diintimidasi.

"Padahal dalam UU Ketenagakerjaan pekerja mengajukan pengunduran diri atas kemauan sendiri tanpa adanya intimidasi dari pengusaha," kata Ikhsan.

Sementara, Humas RS Santa Maria Pekanbaru, Syarifa saat dikonfirmasi mengatakan, setelah dilakukan penelusuran secara internal, 10 perawat tersebut murni mengundurkan diri. Jadi, pihaknya membantah jika ada pemaksaan.

"Kita dari manajemen tahunya mereka itu mengundurkan diri, tidak ada pemaksaan. Kami manajemen melakukan penyelidikan internal juga, tidak ada pemaksaan," ucap Syarifa.

Sebelumnya Syarifa juga mengaku kaget dengan pengunduran diri 10 perawat itu. Meski demikian, pihaknya akan mengikuti prosedur dari Disnakertrans Riau terkait laporan para perawat itu.(yls)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

18 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago