Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru yang belum selesai, (MHD AKHWAN/DOK RIAUPOS)
RIAUPOS.CO – Proses pembangunan fisik Pasar Induk yang berada di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru pengerjaannya terus digesa. Bahkan saat ini sudah mencapai berkisar hingga 80 persen. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mendorong pengembang Pasar Induk agar segera menuntaskan pembangunan fisik.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan, beberapa kios di pasar induk sudah mulai rampung. Ada ratusan kios yang disediakan untuk pedagang sembako di lokasi tersebut. Ditargetkan pada tahun ini sudah bisa dilakukan soft launching Pasar Induk ini.
“Kemarin saya sudah ketemu lagi dengan pengembangnya. Alhamdulillah kita sudah ada kerja sama bangun guna serah (BGS) untuk Pasar Induk,” ujar Zulhelmi Arifin, Jumat (16/2) kemarin.
Pemko Pekanbaru terus mendorong agar pengembang bisa mempercepat pekerjaan pembangunan Pasar Induk tersebut. Nantinya 189 pedagang yang menghuni tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Induk akan dipindahkan ke dalam bangunan Pasar Induk.
“Kios yang tersedia di Pasar Induk saat ini lebih dari 250. Artinya masih tertampung untuk pedagang yang menghuni TPS sekarang,” terangnya.
Rencananya Disperindag mulai melakukan sosialisasi pemindahan pedagang. Untuk itu, pihaknya bakal melakukan sosialisasi kepada pedagang untuk pemindahan tersebut. Pedagang bisa menempati kios Pasar Induk yang sudah rampung saat ini. Sehingga ditargetkan Pasar Induk sudah bisa ditempati pedagang pada bulan empat atau lima nanti.
“Kita harapkan bulan empat atau bulan lima nanti pasar induk sudah beroperasi lancar. Jadi seluruh bahan pokok yang dikirim ke Pekanbaru itu masuk ke Pasar Induk dulu. Sehingga terdata semuanya,” pungkasnya.(muh)
Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…
Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…
Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…
Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…
Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…