Categories: Pekanbaru

Ditertibkan, Gepeng Tetap Marak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meskipun kerap dilakukan penertiban, namun keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Pekanbaru masih terus marak.

Pantauan Riau Pos, Rabu (17/1) di Jalan Delima dan Jalan Srikandi, Kecamatan Tuah Madani serta Jalan Jenderal Sudirman, tampak gepeng marak melakukan aksi meminta-minta kepada para pengendara yang melintas di jalan protokol dan jalan alternatif tersebut.

Di Jalan Jenderal Sudirman, para gepeng menunggu di sejumlah u trun. Sedangkan di simpang Jalan Delima-Jalan Srikandi, gepeng menadahkan mangkok atau kotak kecil ke pengendara serta mobil pengendera yang melintas.

Salah seorang pengendara mobil Linda mengaku keberadaan gepeng di Kota Pekanbaru sudah semakin marak sehingga pemerintah harus lebih aktif lagi dalam melakukan penertiban dan memberikan efek jera terhadap mereka agar tidak terus melakukan aksi meminta-minta di jalanan.

Pasalnya, para gepeng yang melakukan aksi meminta-minta bukan dengan cara yang baik, melainkan dengan cara memaksa sehingga sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.

”Pemerintah seharusnya lebih sering melakukan penindakan terhadap para gepeng ini. Karena sudah sangat menganggu kenyamanan masyarakat dengan aksi meminta-minta yang lebih sering dilakukan dengan cara memaksa,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dawis salah seorang pengendara motor di Jalan Jenderal Sudirman. Dirinya juga mengaku kesal dengan keberadaan Pak Ogah yang ada di setiap u-turn. Pasalnya keberadaan mereka bukanlah membantu masyarakat dan pengendara malah membuat arus lalulintas menjadi semakin semrawut karena mereka mengutamakan pengendara mobil yang memberikan mereka uang untuk melintas, sehingga akses lalu lintas lainnya dibiarkan menjadi macet.

”Seperti penindakan dan saksi tegas harus dilakukan agar mereka jera. Kalau sekedar ditertibkan tapi tidak ada tindakan tegas malah membuat mereka semakin merajalela di jalanan Kota Pekanbaru ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengatakan, di awal tahun 2024 ini pihaknya sudah melakukan razia untuk menetralisir dan mengantisipasi maraknya gepeng dan Pak Ogah di Kota Pekanbaru.

Dalam razia tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru agar bersama-sama melakukan penertiban di sejumlah ruas jalan utama di Pekanbaru seperti Jalan Tuanku Tambusai, masuk Jalan SM Amin, Jalan HR Soebrantas yaitu  Simpang Tobek Godang dan Simpang Pasar Pagi Arengka, Jalan Arifin Ahmad serta Jalan Jenderal Sudirman.

Di mana dalam penertiban yang dilakukan beberapa hari lalu pihaknya berhasil sekitar 8  orang gepeng dengan rincian 4 orang Pak Ogah, gelandangan 3 orang dan 1 orang pengemis.

Bahkan dua dari tiga gelandangan yang diamankan merupakan pendatang baru dari Sumatera Utara. Sedangkan satu orang sudah tiga bulan berada di Pekanbaru, dan tidak memiliki tempat tinggal.

”Untuk kedua gelandang yang diamankan tersebut sudah kami serahkan ke dinas sosial. Kalau Pak Ogah saat ini prosesnya sedang di asesmen oleh dinas sosial. Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap gepeng dan Pak Ogah di Kota Pekanbaru untuk melakukan penindakan terhadap keberadaan mereka yang menganggu kenyamanan masyarakat,” ujarnya.(ayi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Warga Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Petugas

Disdukcapil Pekanbaru mengingatkan warga waspada penipuan online yang mencatut nama petugas dan meminta data pribadi…

15 menit ago

Sindikat SIM Palsu di Siak-Pekanbaru Terbongkar, 8 Tersangka Diamankan

Polres Siak membongkar sindikat SIM palsu lintas wilayah. Delapan tersangka diamankan, 48 blangko SIM bekas…

3 jam ago

KPK Tetapkan 8 Tersangka OTT ATR/BPN, Sita Uang Rp106,3 Miliar

KPK menetapkan delapan tersangka dalam OTT ATR/BPN terkait dugaan suap HGB Summarecon dan menyita barang…

3 jam ago

YKAN dan LPHD Teluk Pampang Dorong Olahan Biota Mangrove Bernilai Ekonomi

YKAN dan LPHD Teluk Pampang mendorong warga mengolah biota mangrove menjadi produk makanan bernilai ekonomi…

4 jam ago

Tukang Ojek di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…

1 hari ago

Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Gantikan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…

1 hari ago