pemko-diminta-percepat-penataan-jalan-agus-salim
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kondisi Jalan Agus Salim masih belum tertata pasca-penertiban pedagang yang berjualan di sana. Rencana pemerintah menjadikan Jalan Agus Salim kawasan wisata kuliner seperti Malioboro di Yogyakarta belum terlihat.
"Jadi ceritanya, ada tiga sesi aktivitas di Jalan Agus Salim. Itu wacana pemko. Gambarannya itu, dini hari sampai pukul 8 pagi itu untuk jualan pedagang, 8 pagi sampai sore itu untuk sarana lalulintas umum, dan sore sampai dini hari itu pusat kuliner higienis," beber Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fathullah kepada wartawan, kemarin.
Disampaikan politisi Gerindra ini, dirinya sudah melihat langsung kondisi Jalan Agus Salim itu, namun karena belum ada progres yang sesuai dengan wacana Pemko, dirinya pun memberikan dukungan supaya cepat direalisasikan.
"Penataan Jalan Agus Salim untuk menjadi ikon baru Pekanbaru itu tunggu apa lagi? Segeralah di realisasikan, karena memang itu ditunggu masyarakat juga," ungkapnya Fathullah.
Ditegaskan Fathullah, dikhawatirkannya jika terlalu lama membiarkan kondisi Jalan Agus Salim seperti saat ini, maka masyarakat pedagang akan kembali menguasai dan menjadikannya pasar. Ditambah saat ini tanpa pengawasan dari pemko.
"Kondisinya masih sama seperti sebelumnya, jangan sampai dibiarkan masuk angin,"ujarnya.
Oleh karena itu, Fathullah menegaskan kepada Disperindag, sebagai OPD yang bertanggung jawab untuk merealisasikan Jalan Agus Salim menjadi ikon baru Pekanbaru dengan rencana yang sudah dibuat untuk menggesa realisasinya.
"Disperindag harus serius merealisasikan itu. Jangan pula mentang-mentang jabatan Wali Kota mau berakhir lalu semangat untuk mewujudkan Pasar Agus Salim menjadi lebih baik meloyo. Kalau ada kendala mari berdiskusi," tuturnya.
Dijadikan sebagai tempat nongkrong atau pusat kuliner higienis Jalan Agus Salim itu ditegaskan Fathullah, dirinya sangat mendukung.
"Apalagi di Pekanbaru belum ada hal semacam yang direncanakan Pemko ini. Di samping itu tentu dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat,"pungkasnya.(gus)
Rayakan anniversary ke-7, The Zuri Pekanbaru berbagi sahur kepada masyarakat melalui program Sahur On The…
Festival Lampu Colok Bengkalis 1447 H resmi dibuka Bupati Kasmarni, ribuan warga antusias menyaksikan tradisi…
Imigrasi Bengkalis menutup layanan administrasi 18–24 April 2026. Masyarakat diminta mengurus paspor sebelum 17 Maret
Pos Pelayanan Mudik Polres Bengkalis di Simpang Pokok Jengkol, Duri, ramai dikunjungi warga dan menjadi…
Disnakertrans Riau menerima 20 pengaduan THR dari pekerja. Sebanyak 17 laporan masih dalam proses penanganan.
Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan pemerintah daerah tetap hadir di tengah masyarakat meski menghadapi tekanan…