Warga mengantre saat membeli bahan pangan di kegiatan GPM di Jalan Cenderawasih, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (16/10/2025). (Prapti Dwi Lestari/Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendapat sambutan luar biasa dari warga. Antusiasme tinggi membuat warga bahkan sempat berebut membeli bahan pangan pokok karena khawatir kehabisan.
Kegiatan GPM yang berlangsung di Jalan Cenderawasih, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (16/10), ramai dipadati warga sejak pagi. Berdasarkan pantauan di lokasi, sempat terjadi aksi saling berebut sebelum panitia akhirnya menenangkan warga dan mengatur antrean agar pembelian berjalan tertib.
Panitia juga memberlakukan pembatasan jumlah pembelian agar bahan pangan bisa dibeli secara merata oleh masyarakat yang datang mengantre.
Salah seorang warga, Suharni, mengaku bersyukur bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ia langsung membeli cabai merah karena harganya jauh lebih murah dibanding pasar.
“Kalau di pasar cabai merah sekarang Rp100 ribu per kilo, di sini cuma Rp60 ribu. Jadi saya langsung beli cabai duluan,” ujarnya senang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pekanbaru, H Muhammad Jamil, mengatakan antusiasme warga selalu tinggi setiap kali GPM digelar. Dalam waktu sekitar satu jam, seluruh komoditas yang disediakan sudah habis terjual.
“Warga merasa sangat terbantu karena harga bahan pangan di GPM jauh lebih murah dibandingkan di pasaran. Banyak yang berharap kegiatan ini bisa digelar rutin, setidaknya sebulan sekali,” jelas Jamil.
Ia menambahkan, Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk terus mengadakan Gerakan Pangan Murah guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu menekan laju inflasi daerah.(ayi)
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…