PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dua pria berinisial JW alias Joko dan ME alias Effendi sempat diamuk massa lantaran melakukan penjambretan terhadap pengguna jalan. Saat itu korban Sarwani (28) sedang berhenti di Jalan Rajawali Sakti menghubungi rekan kerjanya.
Namun, saat melakukan panggilan telepon, tiba-tiba dari arah belakang kanan, dua pria itu memepet dan merampas HP korban. Beruntung, masyarakat sekitar yang peduli akan teriakan jambret, membantunya.
"Pelaku diamankan masyarakat lantaran terjatuh dan tersungkur," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mumin Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita.
Adapun peristiwa itu terjadi pada Kamis (15/10) pukul 18.30 WIB. HP yang hendak dijambret kedua pelaku yaitu Vivo S1 Pro warna biru kini sudah menjadi barang bukti.
"Kata pelaku, jika berhasil akan digunakan untuk membeli barang haram narkotika. Sebab hasil tes urine positif konsumsi narkotika," imbuhnya.
Ambarita sebut, pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dan atau pasal 365 KUHPIdana. Pihaknya pun masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah masih ada lokasi lain yang dijadikan tempat kejahatan.
Tak hanya itu, Pamen berbunga satu itu mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat dan akan menerima telepon. Utamakan di tempat keramaian agar terhindar dari kejahatan.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Agung Toyota Riau menggelar buka puasa bersama komunitas Toyota, Toyota Value Chain dan media di…
Bupati Kuansing meminta RSUD dan seluruh puskesmas tetap membuka layanan kesehatan selama 24 jam selama…
Safari Ramadan Pemkab Rohul berakhir setelah mengunjungi 16 kecamatan. Pemkab meminta OPD menindaklanjuti aspirasi masyarakat,…
Hari terakhir operasional truk di penyeberangan Bengkalis memicu antrean panjang. Pembatasan angkutan barang berlaku 14–28…
Momen Lebaran dan mudik ke kampung halaman tetap waspada terhadap ancaman penyakit campak yang saat…
Zakat ASN Pemprov Riau melalui Baznas mencapai Rp61 miliar. Plt Gubri SF Hariyanto memimpin Gerakan…