Categories: Pekanbaru

Pencarian Korban Dihentikan, ABK Tongkang SM Masterpiece Belum Ditemukan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tim SAR Pekanbaru wilayah Kerja Dumai menghentikan pencarian seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tongkang SM Masterpiece Rido Kurniawan (21) yang diduga jatuh di perairan laut Dumai. Penghentian pencarian disebabkan hingga hari ketujuh, Sabtu (15/2) lalu korban tak kunjung ditemukan. "Operasi SAR kami hentikan," ujar Kapten Kapal Negara (KN) RB 218 Basarnas Pekanbaru Leni Tadika, Ahad (16/2).

Leni mengatakan, sejak mendapatkan informasi korban diduga hilang dari kapal, Ahad (9/2) malam tim setiap hari melakukan pencarian. "Kami juga sudah memperluas lokasi pencarian, namun belum ada tanda-tanda korban ditemukan," sebutnya.

Ia meminta maaf kepada keluarga korban, pasalnya pihaknya belum bisa menemukan korban. "Tim sudah bekerja keras, namun sesuai aturan pencarian akan dihentikan pada hari ketujuh," tuturnya.

Kendati tidak diketahui keberadaannya korban, ia berharap korban selamat dan tidak meninggal. "Kita tidak tahu kuasa Allah, kami harap keluar korban terutama ayah korban bersabar dan terus berdoa yang terbaik," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim baik dari Lanal Dumai, Satpol Air Polres Dumai, SatPol Air Polda Riau,  KSOP Dumai, Tagana dan beberapa pihak lainnya yang ikut dalam tim SAR untuk mencari korban. "Terima kasih sudah bekerja keras mencari korban," ucapnya.

Seperti diketahui Rido Kurniawan hilang secara misterius pada Ahad  (9/2) malam. Terakhir pria yang baru satu bulan bekerja di Kapal Tongkang SM Masterpiece mengangkat galon air.

Korban diketahui merupakan warga asal Batu Merah, Kecamatan Kuala Enok, Kabupaten Indragiri Hilir. ABK tersebut hilang secara misterius saat mengangkat air minum galon dari pompong ke tongkang. Pada saat kejadian, gelombang tinggi dan angin kencang dari hari biasanya pada Ahad malam sekitar pukul 20.00 WIB.

"Pas jam delapan Ahad malam, saya dan teman-teman masih bersenda gurau. Sejam berselang, kami kaget karena sudah tidak terlihat lagi, juga tidak tahu dimana terakhir ia berada, setelah mengangkat galon dari pompong ke kapal," kata Syafrijon salah satu rekan korban ketika itu.(ade)

Laporan: Hasanal Bulkiah

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

24 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago