Categories: Pekanbaru

Anak Putus Sekolah Menjambret Kalung Emas IRT

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Usianya yang masih di bawah umur, membuat miris. Sebab anak putus sekolah itu menjambret kalung emas milik seorang ibu rumah tangga (IRT). Ia adalah RR (17) yang diamankan Unit Reskrim Polsek Tampan.

Kepada Riau Pos, Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan mengatakan, RR beraksi dengan temannya MD yang diamankan terlebih dulu. Katanya, MD diamankan, 19 Januari sedangkan RR diamankan pada 12 Februari 2020.
"Saat itu mereka menjambret kalung emas milik IRT Elmi Safrina (36) yang  tinggal Jalan Suka Karya ujung, Kecamatan Tampan, Ahad (19/1) lalu," terangnya.

Saat itu korban pergi seorang diri menggunakan sepeda motornya menuju Jalan Suka Karya, dengan tujuan untuk membeli sesuatu. Tepatnya pukul 12.45 WIB.

Pukul 13.00 WIB di saat korban berada tepat di depan Toko Bangunan Bintang Emas, tiba tiba dipepet oleh RR dan MD yang mengendarai motor jenis Vario.

"RR langsung manarik kalung emas milik korban yang terlilit di leher korban hingga putus. Tersangka mencoba melarikan diri. Namun, pada saat tersangka melarikan diri, mereka terjatuh akibat menabrak lubang," ucapnya.

RR pun berhasil melarikan diri bersama kendaraan roda dua yang dikendarainya, sedangkan MD berhasil ditangkap oleh masyarakat yang berada di sekitar TKP.

"Otak pelakunya itu RR. Dia sudah menjambret sebanyak lima kali. Barang yang diambilnya kalung dan selebihnya handphone," paparnya.

Ditambahkannya, tersangka sudah berhenti sekolah sejak kelas satu SMK. Uang hasil kejahatannya digunakan untuk bermain warnet.

"Tersangka dikenakan Pasal 365KUHP dan terancam hukuman empat tahun penjara. Turut diamankan barang bukti satu kalung terbuat dari emas 24 karat, dengan berat lebih kurang lima emas," paparnya.

Sementara itu, tersangka RR mengakui hasil kejahatannya untuk bermain warnet. "Untuk bermain warnet. Sehari bisa Rp50 ribu, kalau main dari siang sampai malam, katanya sambil menangis tersedu-sedu.

Hasil jambretannya, RR sebutkan dijual di PJBO. "Dijual dengan harga Rp700 ribu. Di bagi dua sama MD," sebutnya.(s)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tanah Tiba-Tiba Amblas, Abrasi Sungai di Inhil Hancurkan 6 Rumah

Bencana abrasi melanda Desa Sungai Nyiur, Inhil. Enam rumah rusak berat dan belasan jiwa terdampak…

23 jam ago

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

2 hari ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

2 hari ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

2 hari ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

2 hari ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

2 hari ago