Categories: Pekanbaru

Pasien Kanker Mata asal Rohil Mulai Ditangani di RSUD

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pasien penderita kanker mata asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) atas nama Sumiati (54) sudah mulai mendapatkan penanganan di RSUD Arifin Achmad, Selasa (16/1). Pasien tersebut sebelumnya dijemput di rumahnya oleh Dinas Kesehatan Riau atas perintah Gubernur Riau H Edy Natar Nasution. 

Direktur RSUD Arifin Achmad drg Wan Fajriatul Mamnunah mengatakan, begitu sampai di RSUD Arifin Achmad pasien langsung dibawa ke poli onkologi untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh tim dokter.

“Pasien penderita kanker mata asal Rohil atas nama Sumiati sudah tiba di RSUD Arifin Achmad. Saat ini pasien masih diperiksa oleh tim dokter di poli onkologi,” katanya.

Lebih lanjut dikatakanya, setelah nantinya pemeriksaan oleh tim dokter selesai, baru selanjutnya ditentukan langkah yang akan dilakukan oleh tim dokter. Termasuk kegiatan operasi yang akan dilakukan kepada pasien.

“Untuk penanganan pasien tunggu hasil pemeriksaan oleh tim dokter terlebih dahulu. Karena pasien perlu dilakukan CT Scan dan pemeriksaan di laboratorium,” ujarnya.

Terkait masalah biaya, karena BPJS pasien tidak aktif, menurut drg Wan pihaknya mencarikan solusi dana bekerja sama dengan pihak Baznas Riau. Karena sebelumnya pihaknya juga sudah meneken kerja sama dengan Baznas Riau untuk membantu pembiayaan pasien kurang mampu. “Untuk biaya pengobatan pasien sudah dicarikan solusinya yakni kerja sama dengan Baznas Riau,” sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Riau melalui Dinas Kesehatan Riau menjemput pasien penderita kanker mata di Rohil. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau drg Sri Sadono Mulyanto mengatakan, usai mendapatkan perintah tersebut pihaknya langsung melacak informasi dan alamatnya.

“Kondisi pasien memang cukup memprihatinkan dan mereka terkendala biaya secara pribadi. Tambah lagi BPJS pasien tidak aktif, nunggak karena tidak mampu membayar iuran bulanan. Sesuai arahan bapak Gubernur, pasien kami bawa ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru dan di fasilitasi dengan Jamkesda,” katanya.

Lebih lanjut dikatakanya, untuk tindaklanjut pengobatan nantinya, pihaknya juga sudah mengkoordinasikan dengan Direktur RSUD Arifin Achmad yang sudah mempersiapkan tempat untuk pasien.

Disebutkan Kadiskes, pasien dan suaminya tinggal dirumah anak dan tempat menantunya bekerja di perusahaan perkebunan Rumbia 1, Desa Balam Sempurna, Kecamatan Balai Jaya, Rohil. Suami pasien hanya seorang petani dan memiliki 6 orang anak yang semuanya putus sekaloh dan hanya tamat SD.“Dari semua anaknya itu, juga ada satu orang yang mengalami cacat pada penglihatan. Yaitu matanya tidak bisa melihat normal,” tuturnya.(sol)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

8 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

8 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

1 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

1 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

1 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

1 hari ago