FOTO BERSAMA: Kadispora Riau Doni Aprialdi foto bersama dengan peserta sosialisasi antinarkoba di aula BPSDM Provinsi Riau, Selasa (15/10/2019).(Dispora Riau FOR RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS, yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, berlanjut dan sudah memasuki titik ketujuh. Kali ini kegiatan dilaksanakan di aula BPSDM Provinsi Riau yang beralamat di Jalan Ronggowarsito, Selasa (15/10).
Peserta pada kegiatan kali ini adalah pelajar MAN 2 Model, SMA Handayani, SMK Ibnu Taimiyah, SMKN 2, SMKN 3, Forum Anak Nasional dan Angkatan Putri Alwasiyah. Kadispora Riau Doni Aprialdi mengatakan, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan narkoba ini merupakan perintah langsung dari Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution.
Pasalnya, saat ini peredaran narkoba di Indonesia termasuk di Riau sudah cukup mengkhawatirkan. "Tujuan kegiatan ini agar pemuda tidak mudah dipengaruhi oleh orang tidak bertanggung jawab terhadap penggunaan narkoba. Yang sudah terpapar jangan ditambah, dan akan dibantu Pemerintah melaui BNN untuk pemulihannya," katanya.
Doni juga menegaskan, bahwa jika sudah terpapar narkoba maka akan sulit sekali untuk obatnya. Untuk itu, ia mengingatkan lagi agar pemuda tidak terpengaruh narkoba karena sangat merugikan. Selain merugikan diri sendiri juga akan merugikan keluarga, lingkungan dan tidak akan punya masa depan.
"Pemuda adalah generasi penerus bangsa, kalian adalah calon pimpinan masa depan. Jangan pernah mau diiming-imingi narkoba. Yang makai narkoba adalah orang yang tidak mengerti efeknya," sebutnya.
Meskipun kegiatan sosialisasi ini hanya dianggarkan untuk 13 titik, namun Doni menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi bahaya narkoba ini tidak akan berhenti di sana. Pihaknya berkomitmen akan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Riau. "Kami tidak akan pernah berhenti melakukan sosialisasi bahaya narkoba ini. Walaupun tidak ada anggaran, kami akan terus datang ke sekolah," ujarnya.
Pihaknya juga berharap, para peserta sosialisasi bahaya narkoba ini yang sudah mendapatkan sosialisasi, bisa menjadi duta anti narkoba kepada kawan-kawan dan lingkungannya. "Jadilah duta bagi lingkungan kalian. Sampaikan bahaya narkoba. Jangan hanya berhenti pada kalian," pintanya.(ifr)
Laporan SOLEH SAPUTRA
Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir di SMAN 9 Pekanbaru,…
Polres Kampar menggelar upacara sertijab Kapolsek Kampar Kiri dari Kompol Rusyandi Z Siregar kepada Kompol…
Kejari Pekanbaru menegaskan perpanjangan HGB STC berpotensi melanggar hukum, sementara BPKP Riau menyoroti potensi kerugian…
Polsek Kateman membongkar dugaan peredaran narkotika jenis ekstasi dan etomidate serta mengamankan seorang tersangka di…
Aliansi Cipayung Plus mendukung Pemko Pekanbaru tidak memperpanjang HGB 133 ruko STC yang habis masa…
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto melantik 247 kepala sekolah dan 13 korwil Disdikbud serta memberikan…