Categories: Pekanbaru

PTM, Belum Ada Pelajar Positif Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mayoritas SD dan SMP negeri dan swasta di Kota Pekanbaru sudah mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) sejak awal pekan. Sejak berjalan PTM, belum ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 di antara peserta didik.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Rabu (15/9). "Masih berjalan baik. Survei kami, sekolah masih disiplin menerapkan prokes secara ketat," kata dia.

Ismardi menyebut, bahwa pihaknya punya jurnal harian yang dikirim kepala sekolah setiap harinya. Jurnal ini untuk melihat kondisi peserta didik.

Seperti adanya peserta didik yang sakit atau terkonfirmasi positif Covid-19. Ia mengingatkan bahwa peserta didik yang kurang enak badan bisa istirahat di rumah saja. Karena dalam SOP, salah satunya tidak membolehkan peserta didik dalam kondisi sakit masuk sekolah," terangnya.

Pihaknya tetap punya catatan dalam penyelenggaraan belajar tatap muka terbatas. Ia menyarankan agar sekolah yang punya banyak ruang kelas bisa belajar satu shift atau satu sesi saja.

Pihak sekolah bisa membagi kelas agar tidak terlalu menumpuk di satu kelas. Mereka bisa membagi sesuai dengan kebijakan 50 persen dari total kapasitas. "Jadi kalau satu shift tidak ada pertukaran, karena kelasnya mencukupi. Karena jam belajar itu hanya 2 jam," singkatnya.

Wako Tinjau PTM di Dua SMP

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di dua sekolah menengah pertama (SMP), Rabu (15/9). Ini dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (proses) berjalan baik.

Penerapan pokes yang ketat memang menjadi syarat utama pelaksanaan PTM. Setelah Kota Pekanbaru turun ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, PTM di sekolah memang salah satu sektor yang disiapkan untuk berlaku.

Sekolah yang ditinjau Firdaus kemarin adalah SMP Negeri (SMPN) 13 dan SMP Madani. Tampak Wako didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas.

"Hari ini (kemarin, red) kita melihat langsung pelaksanaan belajar tatap muka. Kita ingin memastikan prokes berjalan dengan baik," kata Wako Pekanbaru di sela-sela peninjauan yang dilakukan.

Menurutnya, pasca-diizinkan PTM, proses belajar di sekolah berjalan baik dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Siswa yang mengikuti proses belajar tatap muka dibatasi setiap kali pertemuan. Mereka juga telah mendapat persetujuan dari orang tua untuk mengikuti belajar tatap muka.

"Di sekolah juga diawasi oleh satu guru didalam kelas, dan satu guru di luar kelas. Jadi siswa benar-benar diawasi," paparnya.

Ia melihat alat penunjang Prokes seperti alat pengukur suhu tubuh dan tempat pencuci tangan juga telah dilengkapi pihak sekolah. "Kita juga harus menjamin bahwa murid harus dalam kondisi sehat dan selamat dari pandemi Covid-19," ungkapnya.

Wako mengimbau, guru dan siswa tetap menjalankan Prokes dalam belajar tatap muka. Terutama menggunakan masker dan mencuci tangan. Ia tidak ingin adanya penyebaran kasus Covid-19 dari kelompok sekolah.

"Kita berharap agar penurunan kasus terus terjadi dengan disiplin menerapkan Prokes. Agar kita bisa turun ke PPKM level 2," ujarnya.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

14 jam ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

14 jam ago

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…

15 jam ago

Penolakan Relokasi Menguat, Masyarakat Cerenti Tanda Tangani Petisi

Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…

15 jam ago

Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…

15 jam ago

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…

16 jam ago