Asisten III Setda Kampar Drs Azwan menghadiri rapat koordinasi (Rakor) pengembangan dan pembinaan kota/kabupaten tanggap ancaman narkoba 2024 di Prime Park Hotel-Pekanbaru, Rabu (15/5/2024). (Diskominfo Kampar untuk Riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemkab Kampar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengembangan dan pembinaan kota/kabupaten tanggap ancaman narkoba 2024, bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Prime Park Hotel-Pekanbaru, Rabu (15/5).
Acara ini bertujuan untuk dapat melakukan pencegahan dan penanganan secara dini masalah narkoba di wilayah Kabupaten Kampar khususnya. Asisten III Setda Kampar Azwan menyampaikan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menangani permasalahan narkoba yang semakin kompleks.
“Narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama yang solid antara pemerintah, BNN, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” ujar Azwan.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai strategi dan program yang akan dijalankan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba.
Azwan menekankan Pemkab Kampar akan terus mendukung dan mengimplementasikan program-
program yang sudah disepakati dalam rapat koordinasi ini.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan langkah-langkah konkret dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. Pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, akan menjadi prioritas kami,” tambahnya.(kom)
Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.
KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…
Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…
Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…
Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…