pupr-riau-turunkan-alat-berat-perbaiki-jalan-hang-tuah
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, menurunkan alat berat untuk melakukan perbaikan di ruas Jalan Hang Tuah Ujung (Kayu Ara) Km 17, Kelurahan Kulim, Sabtu (16/4/2022). Ruas jalan ini sejak Sabtu dini hari terjadi kemacetan parah akibat adanya truk yang terperosok ke lubang jalan.
Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, Arif Setyawan mengatakan, saat ini timnya sedang melakukan perbaikan di ruas jalan tersebut. Perbaikan dilakukan menggunakan alat grader yang menscrab (membuang tanah) serta memprofil badan jalan, dan dilakukan penanganan sementar secara fungsional. Kemudian dilanjutkan dengan pengerasan (overlay).
"Begitu dapat laporan, kami langsung turunkan tim beserta alat berat ke lokasi. Saat ini masih dilakukan perbaikan," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, karena sedang dilakukan perbaikan, untuk sementara dilakukan pengalihan arus kendaraan. Arus kendaraan dari Pekanbaru menuju Simpang Beringin dialihkan ke Jalan Mekar 5 RT 04 Kelurahan Kulim.
"Sedangkan arus kendaraan dari Simpang Beringin menuju masuk ke Pekanbaru dialihkan ke Jalan Yaqni menuju Jalan Tani yang akan keluar di Jalan lintas Hang Tuah Kayu Ara. Untuk sementara kendaraan besar tertahan dikarenakan jalur pengalihan arus merupakan jalan masyarakat," ujarnya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…