ramadan-diharapkan-tanpa-pengetatan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah mulai memberikan kelonggaran syarat perjalanan yaitu tidak perlu tes antigen dan PCR. Diharapkan, kelonggaran juga diberikan bagi umat muslim saat di bulan Ramadan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru H Ervan menyebutkan, dengan adanya pemberian kelonggaran ini sebagai tanda pemerintah telah benar-benar mengatasi Covid-19 dengan baik.
"Itu artinya masyarakat dapat beraktivitas secara normal lagi dan dapat menyambut bulan Ramadan dengan penuh suka cita tanpa ada pengetatan. Sehingga kekhusyukan menjalankan ibadah bisa dijalankan," sebutan politisi Gerindra ini, Selasa (15/3).
Hanya saja ia mengingatkan, masyarakat harus mendukung pemerintah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).
"Tentu ini harus didukung bersama oleh rakyat, khususnya masyarakat Pekanbaru dengan tetap patuhi prokes di mana saja berada jika tidak ingin pecah lagi kasus Covid-19. Jangan abai. Pandemi masih menuju endemi," paparnya.
Untuk dapat membentuk kekebalan tubuh dan sebagai langkah mengurangi risiko penularan. Pemerintah diminta wajib selalu melakukan sosialisasi tentang wajib vaksin. "Karena ini juga informasi yang kita dapat dari Pemerintah sebagai pembentukan capaian herd immunity, harus tegas untuk keselamatan bersama," tegasnya.
Ervan juga mendorong supaya pelaksanaan vaksin massal dapat terus dilakukan sampai target tercapai. Baik dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu dan juga lingkungan pemerintah.(gus)
BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…
PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…
Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.