modus-kunjungan-ternyata-seludupkan-sabu-dalam-odol
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ada-ada saja tingkah pengunjung yang akan membesuk tahanan di Makopolres Pekanbaru. Layaknya pengunjung pada umumnya, setiap orang harus dicek terlebih dulu di penjagaan SPKT. Seorang pemuda bernama YY alias Rian kedapatan membawa sabu yang diseludupkan di dalam odol.
Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian itu terjadi pada saat akan membesuk temannya bernama ES alias Acin pada Selasa (10/3) lalu.
"Berkat kesigapan dari piket penjagaan di SPKT, berhasil kami temukan pengunjung yang membawa narkotika jenis sabu di dalam bungkus odol. YY membawa pesanan ES yang merupakan tahanan kasus narkotika," sebutnya usai sertijab, Jumat (13/3) lalu.
Lebih jauh, sabu yang dimasukkan dalam odol itu dilekatkan menggunakan lakban berwarna coklat. Usai dicek sebanyak satu paket kecil. "Setelah sabu itu ditimbang beratnya 4,84 gram. Kini ES pun ditahan dengan kasus narkoba," jelasnya.
Nandang menyebutkan ,menurut pengakuan ES, sabu tersebut didapatkan dari DPO bernama Uwak, Adek dan Abang dari Kampung Dalam. Tak hanya itu, ternyata ES positif konsumsi sabu.(s)
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu