bnn-razia-tempat-hiburan-malam
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau kembali menggelar razia sejumlah tempat hiburan malam di Pekanbaru. Sebanyak 10 orang penyalahguna narkoba berhasil diamankan. Hal ini, disinyalir pelaksanaan razia dalam rangka pemberantasan barang haram sudah bocor.
Razia yang digelar, Kamis (13/2) malam dan berakhir Jumat (14/2) dini hari, dipimpin Kabid Pemberantasan BNNP Riau Kompol Khodirin beserta anggotanya yang dibagi menjadi tiga tim dan mengerahkan satu ekor anjing pelacak atau K-9 untu mengendus keberadaan narkoba.
Sesampai di lokasi, tempat hiburan malam yang biasanya ramai didatangi pengunjung tampak sepi. Di sini, petugas tidak menemukan pengunjung yang positif mengkonsumi narkoba. Lalu, petugas kembali bergerak menuju Permata KTV di Jalan Khadijah Ali, Kecamatan Senapelan.
Setibanya, petugas langsung memeriksa satu persatu room karaoke. Kedatangan petugas, lantas mengejutkan pengunjung yang tengah menikmati lantunan musik, satu persatu pengunjung tak luput dari permeriksaan dan menjalani tes urine.
Hasilnya, petugas mengamankan tiga wanita yang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika. Dari Permata KTV, razia dilanjutkan ke tempat hiburan malam yang berada di Jalan Cempaka yakni Ce7. Di situ, tak ada satu pun target incaran BNNP Riau yang didapati.
Tak puas dengan hasil itu, razia kembali dilanjutkan dengan sasaran Dragon Pub and KTV Jalan Kuantan Raya. Di sana, terlihat area parkiran dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat milik pengunjung.
Akan tetapi, ketika petugas memasuki ruangan PUB terlihat hanya ada belasan pengunjung. Sedangkan di room karaoke hanya satu yang terisi. Terhadap pengunjung itu, dilakukan pemeriksaan tes urine dan hasilnya negatif.
Kondisi serupa juga terjadi di Paragon Pub dan KTV Jalan Sultan Syarif Kasim. Di tempat hiburan itu juga tidak didapati adanya pengunjung yang mengonsumsi barang. Sementara di RP Club Internasional, tidak ditemukan satu pun pengunjung setelah satu persatu room karoke diperiksa petugas.
Di salah satu room petugas mendapati belasan pasang sepatu high heel, tas serta pakaian. Namun, pemiliknya entah ke mana dan diduga mereka terlebih dahulu melarikan diri sebelum kedatangan petugas. Tempat hiburan malam yang terakhir disisir oleh BNNP yakni Keizia99 Karaoke di Jalan Soekarno. Di mana, petugas mendapati beberapa tujuh pengunjung yang postif narkoba.
Kompol Khodirin mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 10 orang yang terdiri dari lima laki-laki dan lima wanita. Mereka diamankan lantaran positif mengkonsumsi narkoba setelah menjalani pemeriksaan urine. "Ada 10 orang postif mengkonsumi narkoba yang diamankan," ungkap Khodirin didampingi Kabid P2M, AKBP Haldun.
Para pengunjung itu, kata dia, diamankan dari dua tempat hiburan malam yakni Permata KTV sebanyak tiga orang perempuan dan sisanya di Keizia99 Karaoke. Di tempat hiburan berlokasi Jalan Soekarno-Hatta ini, sebut Khodirin, pihaknya juga mendapati sejumlah barang bukti satu butir pil ekstasi dan plastik berisikan sisa sabu. "Kami temukan satu butir diduga pil ekstasi dan plastik bening diduga berisi sisa sabu," imbuhnya.(gem)
Laporan : Riri Radam
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…