Categories: Pekanbaru

Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Rp300 Ribu per Bulan untuk 424 KK Miskin Ekstrem

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 424 Kepala Keluarga (KK) di Kota Pekanbaru tercatat masuk dalam kategori miskin ekstrem. Untuk membantu meringankan beban mereka, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp300 ribu per bulan.

Bantuan sosial tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho kepada para penerima manfaat, Rabu (14/1). Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.

Agung Nugroho menjelaskan, pada penyaluran kali ini bantuan diberikan sekaligus untuk tiga bulan. Dengan demikian, masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp900 ribu tanpa dikenakan potongan pajak.

“Untuk hari ini sekaligus kami serahkan bantuan selama tiga bulan. Jadi masing-masing keluarga menerima Rp900 ribu tanpa potongan pajak,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut bersumber dari anggaran budget sharing antara Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau. Program bantuan bagi keluarga miskin ekstrem ini sendiri telah diusulkan sejak tahun 2023 lalu.

“Alhamdulillah hari ini bantuan tersebut bisa langsung kita bagikan kepada penerima manfaat, jumlahnya lebih dari 400 keluarga,” jelas Agung.

Agung juga memastikan bahwa program bantuan bagi keluarga miskin ekstrem ini akan terus berlanjut ke depan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama antara Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau dalam menekan angka kemiskinan ekstrem,” tutupnya.

Sebagai informasi, berdasarkan standar Bank Dunia dan Badan Pusat Statistik (BPS), kategori miskin ekstrem merupakan kondisi ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, sanitasi, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan, dan akses informasi. Kondisi ini diukur dengan standar pengeluaran sangat rendah, yakni di bawah USD 2,15 per kapita per hari atau sekitar Rp391.000 per kapita per bulan. (ilo)

Redaksi

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

3 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

4 jam ago

7 Fungsi Vital Steam Line dan Sanitary Valve dalam Industri Modern

Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…

4 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

5 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

5 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

5 jam ago