cuaca-ekstrem-jangan-bakar-lahan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Imbauan disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru pada masyarakat mewaspadai kondisi cuaca ekstrim. Masyarakat diminta tidak membakar terlebih jika ingin membuka lahan baru, sebab saat ini masih ada potensi kebakaran lahan di sejumlah wilayah.
Demikian dikatakan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Pekanbaru Zarman Chandra, Selasa (14/1). "Kami mengajak masyarakat Pekanbaru untuk taat aturan. Masyarakat bisa membantu upaya Pekanbaru bebas asap dengan cara tidak membakar saat membuka lahan baru," kata dia.
Dia melanjutkan, pihaknya berupaya mengantisipasi kebakaran kecil agar tidak semakin meluas. Tim juga menggelar patroli untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan. "Jangan sampai ada titik api baru lagi," tegas Zarman.
Kondisi cuaca ekstrem dapat memicu kebakaran lahan. Ia katakan, ada lahan seluas ratusan meter persegi di kawasan Air Hitam, terbakar pekan kemarin. Tim BPBD Kota Pekanbaru mengaku, sudah melakukan upaya pemadaman di lahan tersebut. Ada lima personel melakukan proses pemadaman di kawasan itu.
Lahan kosong yang terbakar juga sudah dilokalisir. Pihaknya ingin mencegah kebakaran meluas di lahan gambut tersebut. "Kita sudah lakukan upaya pemadaman, personel sudah mendatangi lokasi," ujarnya.(ali)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.