Categories: Pekanbaru

Terjaring Razia saat Bolos Sekolah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah siswa terjaring razia yang dilakukan Satpol PP Kota Pekanbaru. Mereka karena kedapatan keluyuran di saat jam pelajaran masih berlangsung. Siswa yang diamankan terdiri dari sejumlah SMA di Kecamatan Tampan.

"Kegiatan ini karena laporan dari masyarakat dan orang tua, yang selalu melihat pelajar keluyuran di saat waktu pelajaran berlangsung," ujar Kasatpol PP Pekanbaru melalui Kabid Ops dan Ketertiban Masyarakat Desheriyanto, Rabu (13/11).

Ia mengatakan, setelah mendapat laporan tersebuT, pihaknya langsung melakukan penyisiran di Jalan Purwodadi, Jalan Cipta Karya dan Jalan Tuah Karya. Ditemui sejumlah pelajar kedapatan tidak berada di dalam sekolah di waktu jam pelajaran berlangsung.

"Banyak kita jumpai anak-anak (pelajar) di warung di luar kawasan sekolah. Anak-anak ini kita data, kemudian kita serahkan kembali ke sekolahnya masing-masing, mereka terdiri dari beberapa sekolah," katanya.

Setelah dilakukan pendataan, para pelajar yang terjaring razia diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing untuk dilakukan pembinaan. "Kita harap anak-anak ini dibina oleh sekolah, karena di saat jam pelajaran harus digunakan untuk belajar bukan untuk keluyuran," katanya.

Ia mengaku, jika mendapat laporan dari warga ataupun dari pihak orang tua terkait masih terlihatnya pelajar yang berkeluyuran di jalan di saat waktu pelajaran berlangsung, maka pihaknya akan terus melakukan penyisiran.

"Kami harap sekolah dapat melakukan pembinaan terhadap pelajarnya,  dan bisa melakukan pengawasan agar tidak lagi keluyuran di saat jam pelajaran berlangsung.

Sementara tu, saat ditemui Wakil Kepala SMK Negeri 4 Pekanbaru Bidang Kesiswaan Muswardi mengatakan, sekolahnya saat siswa kedapatan keluyuran di luar sekolah karena pihak sekolah sedang melakukan simulasi UNBK yang terdiri beberapa sesi.

"Kalau masalah itu setiap hari kami pantau dan kami nasehat, dan memang kenakalan seperti ini sangat sulit kita antisIpasi," katanya.

Ia mengaku, setiap pagi pihaknya bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas sudah stanby di depan sekolah kemudian melakukan pengarahan terhadap para pelajar. "Pagi tadi (kemarin, red) sudah diberikan pengarahan dari Babinsa," katanya.

Ia mengatakan, pelajar-pelajar diakuinya agak nakal, dan perlu pembinaan ekstra untuk mendidiknya agar tidak keluyuran lagi.(*4/ade)

Laporan AGUSTIAR, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

11 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

11 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

12 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

12 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

12 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

15 jam ago