Categories: Pekanbaru

Terapkan Prokes Ketat, STP Riau Kuliah Tatap Muka

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau mulai melaksanakan kuliah tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat sejak Senin (10/10).

Hal ini dikatakan Ketua STP Riau DR IR Eni Sumiarsih MSc kepada Riau Pos, kemarin. Setiap mahasiswa yang akan kuliah tatap muka wajib sudah vaksin terlebih dahulu.

"Saat masuk areal kampus, wajib diukur suhu tubuhnya terlebih dahulu," katanya.

Sebelum kuliah tatap muka dilaksanakan, lanjut Eni, orangtua mahasiswa wajib mengisi surat pernyataan yang menyetujui dilakukannya kuliah tatap muka dan dilampirkan sertifikat vaksin.

" Di kampus kami menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun. Siapapun yang datang ke kampus wajib cuci tangan dulu, wajib menggunakan masker dan di pintu masuk kita ukur suhu tubuhnya," katanya lagi.

Lulusan STP Riau sudah 90 persen terserap di dunia kerja, guna mempersiapkan mahasiswa pakar di industri kerja maka STP Riau memberikan magang selama satu tahun di perusahaan, perhotelan maupun industri kerja lainnya. Di mana magang ini dibagi dalam dua tahap yakni pada semester II dan semester V selama masing-masing enam bulan.

Terkait tatap muka, jumlah mahasiswa dibatasi dalam satu kelas yakni hanya 15 orang sehingga penerapan prokes benar-benar dijalankan dan selama berada di areal kampus masker tidak boleh dilepaskan kecuali saat makan/minum. "Saat kuliah mahasiswa kami wajibkan menggunakan seragam kuliah dan disiplin sudah kami terapkan sejak awal," katanya lagi.

Diakui Eni, saat ini jumlah mahasiswa STP Riau sudah 80 persen divaksin, pegawai 100 persen dan dosen 80 persen. Dalam pelaksanaan vaksinasi, STP Riau bekerjasama dengan PHRI Riau.

"Mengapa masih ada yang belum vaksin ini dikarenakan adanya penyakit yang membuatnya tidak bisa divaksin. Dan kita berikan dispensasi tidak vaksin ada surat dari dokter yang menyatakan yang bersangkutan tidak bisa vaksin atau saat akan dilakukan vaksinasi tensinya tinggi," terang Eni.(hen)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

2 jam ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

2 jam ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

2 jam ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

1 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

1 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

1 hari ago