Categories: Pekanbaru

PTM, Sekolah Harus Ikuti Aturan Disdik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Adanya informasi terkait sekolah yang menerapkan aturan sendiri dalam penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, membuat Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas angkat suara. Dirinya mengingatkan sekolah untuk tidak membuat kebijakan sendiri terkait PTM di masa pandemi Covid-19 ini dan tetap mengikuti aturan yang telah berlaku.

Di mana sekolah telah mengetahui kebijakan yang dimiliki oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri terkait belajar tatap muka. "Jadi kami ingatkan sekali lagi, pihak sekolah jangan buat kebijakan sendiri, kebijakan ada di pemerintah kota melalui dinas pendidikan," kata dia.

Lanjut Ismardi, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta mestinya mengikuti aturan yang berlaku, di mana sebelumnya dirinya juga telah merencanakan adanya penambahan durasi PTM dalam sehari menjadi empat jam.

Namun, dalam penerapannya, kebijakan baru itu akan diberlakukan pekan depan. Sehingga Ia terus mengingatkan sekolah negeri dan swasta agar tidak melebihi ketentuan pemerintah kota.

"Kebijakannya sesuai kebijakan pemerintah kota, masuknya dua kali seminggu ke sekolah. Jangan sampai ada kebijakan sendiri yang diambil oleh pihak sekolah tanpa sepengetahuan kami," tuturnya.

Langkah ini diambil, kata Ismardi guna menimalisir terjadinya penyebaran Covid-19 di kawasan sekolah. Jika ketahuan maka pihaknya bakal memberi teguran kepada sekolah yang membuat kebijakan sepihak. Mereka yang tidak patuh bakal ditarik izin PTM terbatas di masa pandemi.

"Kami tidak ingin nantinya akan muncul kasus klaster sekolah karena kebijakan sepihak dari sekolah," tuturnya.

Belum Ada Peserta Didik Positif Covid-19

Dalam pada itu, selama PTM di Pekanbaru sekitar empat pekan terakhir, belum didapati adanya peserta didik yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Anak-anak masih aman, tidak ada masalah. Guru-guru pun tidak ada yang terkonfirmasi," kata Ismardi.

Menurutnya, tim dari Disdik terus mengawasi secara acak penerapan pembelajaran di sekolah. Mereka memastikan belajar yang dilakukan sesuai dengan standar protokol kesehatan.

Kemudian ada juga tim pengawas dari sekolah yang mengawasi pergerakan peserta didik. Mereka tidak dibenarkan berkontak fisik satu sama lain. Tempat duduk mereka juga dibuat berjarak hingga tiga meter di dalam kelas.

"Sekolah juga mengirimkan laporan berupa jurnal ke dinas. Kalau yang ada longgar prokesnya cepat di beri tahu, supaya diberi tindakan cepat,"

Pihaknya juga melakukan evaluasi pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas seiring berjalan. Mereka juga menggesa vaksinasi bagi kelompok pelajar guna mendukung terbentuknya kekebalan tubuh pelajar.  "Kalau untuk guru hampir seluruhnya sudah vaksin. Kalau untuk siswa sudah 20 ribu, vaksin ini terus berjalan," singkatnya.(ayi/ali)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

11 jam ago

Abdul Wahid Tetap Bantah Dakwaan KPK, Pengacara Minta Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…

11 jam ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

15 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

15 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

15 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

15 jam ago