banyak-instalasi-listrik-dirancang-sendiri
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Pekanbaru melakukan razia di tiap tiap kamar blok hunian warga binaan, Sabtu (11/9) lalu.
Kalapas IIA Pekanbaru, Herry Suhasmin mengatakan, dalam razia kali ini petugas selain mencari barang-barang terlarang juga menertibkan jaringan listrik.
"Diduga banyak instalasi listrik di tiap-tiap kamar yang tidak sesuai dan dirancang sendiri oleh warga binaan atau instalasi listrik liar yang dapat menimbulkan korsleting listrik," ujar Herry Suhasmin, kemarin.
Ia menuturkan, dari hasil razia masih ditemukan beberapa benda-benda yang menurut aturan dilarang masuk ke dalam lapas seperti gunting, besi serta kabel-kabel yang digunakan oleh warga binaan untuk merakit sendiri instalasi sesuai keinginan.
"Razia ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Menteri Hukum dan HAM RI kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan agar melakukan pemeriksaan instalasi listrik di tiap-tiap lapas. Instalasi listrik menjadi persoalan penting yang harus mendapatkan perhatian," terangnya.
Menurutnya, razia ini juga sebagai langkah antisipasi agar kejadian LP Tangerang Banten yang terbakar tidak terulang kembali. Di mana sebanyak 44 orang warga binaan meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di LP tersebut.
Dijelaskan, usia instalasi yang sudah lama ditambah dengan pengaturan instalasi listrik yang tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan korsleting dan kerusakan listrik lainnya.(dof)
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…