Categories: Pekanbaru

Solusi Kemacetan, Bukan Fly Over, tapi Pelebaran Jalan di Garuda Sakti

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harapan masyarakat mendapat solusi atas kemacetan di perempatan Jalan Garuda Sakti harus kembali tertunda. Pasalnya, wacana pembangunan fly over yang digadang bakal dibangun dengan uang APBN tidak jadi terealisasi. Itu setelah anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau Syahrul Aidi Maazat mendapat masukan dari ahli transportasi perkotaan.

Menurut ahli tersebut, guna mengurai kemacetan di perempatan Jalan Garuda Sakti adalah pelebaran jalan. Bukan fly over. Hal itu diungkapkan Syahrul Aidi saat dikonfirmasi wartawan mengenai perkembangan rencana pembangunan fly over Jalan Garuda Sakti, Ahad (12/6).

"Setelah ditanyakan kepada ahli, bahwa untuk mengurai kemacetan di Garuda Sakti solusinya bukan fly over. Tapi memperluas perempatan jalan yang ke arah Jalan Garuda Sakti. Tadinya itu disanggupi oleh pemprov ganti rugi lahan. Tapi karena berubah, itu in sya Allah akan kami masukan programnya kembali untuk diperbaiki pada 2023," ujar Syahrul Aidi.

Dikatakan dia, memang awalnya, dari penglihatan awam yang diperlukan agar kemacetan di Jalan Garuda Sakti dapat teratasi adalah fly over atau alias jalan layang. Namun sekali lagi, Syahrul Aidi menegaskan bahwa solusinya menurut ahli adalah pelebaran jalan dan trafic light.

"Kita kan awalnya secara pandangan orang awam, ini kebutuhannya fly over. Hasil konsultasi kita dengan ahli transportasi tata kota yang mendesak adalah pelebaran jalan. Sekarangkan sudah ada trafic light. Sudah agak lumayan terurai kemacetannya," sambungnya.

Soal pelebaran jalan ini, Syahrul Aidi mengatakan pelaksanaannya juga masih melihat pembahasan anggaran pada APBN. Meski begitu, ia tetap akan mengusulkan kepada kementerian terkait. Yakni Kementerian PUPR. "Sudah disampaikan ke Dirjen di Kementerian PUPR. Kita lihat dalam pembahasan APBN 2023. Itupun belum final juga. Melihat pembahasan APBN," pungkasnya.

Sebelumnya, wacana pembangunan fly over Garuda Sakti memang diwacanakan pertama kali oleh Syahrul Aidi Maazat. Hal itu dirasa dia bisa menjadi jawaban atas kemacetan parah yang kerap dirasakan masyarakat. Pada 26 Oktober 2021 lalu, Anggota Komisi V DPR RI masih meyakini pembangunan fly over masih menjadi solusi yang tepat.

Kata dia saat itu, usulan pembangunan untuk pemecahan masalah macet di persimpangan Jalan Garuda Sakti–Jalan HR Soebrantas–Jalan Kubang Raya baru bisa diajukan tahun depan. Bila usulan diterima, pembangunannya baru akan dimulai pada 2023. Pengusulan untuk 2022 di APBN menurut Syahrul tidak dimungkinkan lagi.

Selain penganggaran sudah hampir rampung, kajian soal apa bentuk proyek pengurai macet di persimpangan pintu gerbang barat Kota Pekanbaru itu juga belum ada kejelasan. Kendati demikian, dirinya berkomitmen akan mendorong usulan dari pemerintah daerah agar masuk lewat anggaran APBN 2023 mendatang.(nda)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

4 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

4 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

5 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

5 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

5 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

5 jam ago