penerbangan-internasional-masih-dibahas-intensif
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Hingga saat ini di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru baru buka penerbangan domestik atau dalam negeri, sementara untuk penerbangan dari dan keluar negeri masih dibahas intensive oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, otoritas Bandara, termasuk di dalamnya gugus tugas Covid-19.
"Sampai dengan saat ini belum ada pengajuan penerbangan internasional dari airlines," tegas Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II (persero), Bandara Internasional SSK II Yogi Prasetiyo kepada wartawan, Ahad (14/6/2020).
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru Yuliarso, mengatakan untuk semua rute penerbangan dari dan ke Pekanbaru masih dibahas oleh Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru, termasuk pihak Bandara SSK II dan juga gugus tugas dari TNI-Polri.
Disebutkan Yuliarso, akhir pekan kemarin, mewakili Wali Kota Pekanbaru, dia ikut rapat rencana operasional penerbangan luar negeri ke dan dari Pekanbaru yang selama ini dilayani di SSK II, di Bandara SSK II, seperti penerbangan Singapore, Malaysia, Arab Saudi, Madinah, Jeddah.
Rapat ini sendiri adalah undangan dari EGM Bandara SSK II Pekanbaru, lalu otoritas Bandara lainnya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara SSK II, Lanud RSN, Bea Cukai, dari perwakilan Pemprov (Dishub Riau, red), pihak maskapai (airlines), imigrasi, termasuk juga dari Dishub Pekanbaru.
"Dari rapat itu rencana baru akan dibuka untuk rute penerbangan internasional, namun dari maspakai belum ada pengajuannya. Diperkirakan akhir Juni baru dibuka," ungkap Yuliarso saat diwawancarai Riaupos.co via telepon seluler.
Menjelang dibuka itu, maka ada banyak yang harus diperhatikan sesuai dengan aturan dan protokol kesehatan.
"Jadi sekarang kan yang sudah dibuka itu baru penerbangan dalam negeri, dan setiap penumpang wajib menunjukan hasil rapid test negatif kepada petugas yang mengawasi di Bandara," kata Yuliarso lagi mengulas hasil rapat itu.
Dijelaskan Yuliarso lagi, urusan penerbangan ini memang urusannya Pemprov Riau, namun ketika sudah masuk penumpangnya ke Pekanbaru tentu sudah menjadi kewenangan Pemko Pekanbaru.
"Memang saat ini untuk kasus Covid-19, Pekanbaru dalam posisi yang bagus. Mesti sempat kemarin ada kasus baru tapi dari luar Pekanbaru datangnya. Artinya, saat ini Pekanbaru berada di zona kuning, dan untuk masuk kembali ke zona hijau harus sama-sama menjaga," sebutnya.
Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin
Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…
Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…
Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…
Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…
BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…
Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…