IMRAN YUSUF
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengusutan dugaan korupsi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau resmi meningkatkan status perkara ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan.
Asisten Pidsus (Aspidsus) Kejati Riau Imran Yusuf mengatakan, peningkatan status ini setelah Tim Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau melakukan serangkai penyelidikan beberapa bulan terakhir. Termasuk meminta klarifikasi ke sejumlah pihak terkait.
“Penyelidikan telah rampung dan kita telah menghasilkan kesimpulan. Yakni, status perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan,” kata Imran, Senin (13/5).
Selanjutnya, kata Imran, Tim Jaksa Penyidik segera mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi terkait. “Insya Allah, pekan depan kita akan mulai melakukan pemanggikan guna pemeriksaan,” sebut mantan Kajari Bandung ini.
Seperti diberitakan sebelumnya di koran ini, dugaan korupsi yang usut Kejati Riau merupakan dana hibah 2019 hingga 2022. Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau nilainya mencapai Rp5 miliar.
Pada masa itu, PMI Riau dipimpinan Syahril Abu Bakar. Dirinya menjadi satu dari sejumlah nama yang diminta klarifikasi untuk Tim Jaksa.
Terkait naik status perkara ini Syahril belum bisa dimintai komentarnya. Hingga tulisan ini diturunkan, sambungan telepon kepadanya belum diangkat. Begitu juga pesan singkat yang dikirim Riau Pos juga belum ditanggapi.(gem)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.