Categories: Pekanbaru

Sebagian Jalan Kartama Rusak dan Tergenang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai termasuk jalan yang baru diperbaiki. Namun perbaikan belum dilakukan di seluruh badan jalan. Masih ada sejumlah titik-titik lubang yang belum diperbaiki. Selain itu, tidak adanya drainase di kiri-kanan jalan membuat badan jalan kerap terendam air hujan dan cepat rusak.

Akbar, salah seorang tukang tambal ban yang berada di Jalan Kartama mengatakan, kerusakan jalan disebabkan badan jalan sering tergenang air. Maka aspal pada jalan menipis yang mengakibatkan lubang pada jalan.

’’Dampak dari jalan rusak ini pun cukup banyak karena menyebabkan orang jatuh, kalau air tergenang di lubang dan mobil lewat dengan laju menyebabkan orang di sekitaran situ terkenak airnya dan menjadi tanda tanya kenapa jalan yang lain sudah di perbaiki, disini malah tidak. Tapi kemarin sudah di cek-cek malah tidak jadi di perbaiki, lubang besar itu saja masyarakat pribadi yang menambal dengan semen, harapannya dinas yang bersangkutan ngecek,’’ katanya.

Kendati masih ada keluhan, namun warga juga merasa bersyukur. Kondisi Jalan Kartama saat ini sudah lebih baik dari beberapa bulan lalu. Terutama, sejak jalan rusak, sering terjadi macet hingga pedagang banyak yang merasa dirugikan.

’’Dulu waktu jalan masih rusak macetnya dari jam 5 sore sampai jam 9 malam, asal pulang orang kerja pasti macet,’’ ungkap Zainal Zam, seroang pedagang sayur.

Zainal berharap Jalan Kartama terus terjaga kondisinya. Tidak hanya karena banyak pedagang kecil seperti pedagang buah dan sayur seperti dirinya, di jalan ini juga ada beberapa fasilitas umum seperti sekolah negeri, kantor lurah dan fasilitas kesehatan.

Warga sekitar, Elfriadi mengungkapkan soal jembatan yang berada di Jalan Kartama dekat simpang Jalan Pahlawan. Kondisi jembatan yang dibangun swadaya oleh masyarakat itu, kini terus memburuk.

’’Jembatan ini bukan pemerintah yang buat, masyarakat yang buat, bahkan jembatan yang dibuat sudah miring dan sudah mau runtuh,’’ tambahnya.

Tidak hanya mempersoalkan banjir masyarakat setempatpun mempertanyakan kenapa masih ada jalan yang berlubang setelah perbaikan sebelumnya.(end)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

1 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

2 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

3 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

3 hari ago