Categories: Pekanbaru

Minta Pengelolaan Sampah Tidak Sedot APBD Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Buruknya sistem pengelolaan sampah dalam tiga tahun terakhir ini diharapkan menjadi pelajaran bagi Pemko Pekanbaru untuk dapat mengevaluasi sistem yang dipakai. Ke depan, pengelolaan sampah diminta tidak lagi menyedot dana dari APBD.

"Kami sarankan 2023 pengelolaan sampah sudah harus dipihakketigakan. Baik pengangkutan maupun retribusinya. Sama halnya dengan parkir. Kami rasa, sistem ini lebih tepat diterapkan," kata anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono kepada wartawan, Ahad (12/6).

Dijelaskannya, saat ini, Pemko Pekanbaru menunjuk dua perusahaan untuk mengangkut sampah. Yakni PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya. Hanya saja, pengelolaannya masih tidak memuaskan. Sampah masih terlihat menumpuk di mana-mana.

"Padahal anggaran besar yang digelontorkan dari APBD tidak sesuai dengan hasil kerja di lapangan," sebut Sigit lagi.

Melihat pelajaran empat tahun ini, dan dari sarankan yang diberikan DPRD, Pemko diharapkan dapat mempertimbangkan pengelolaan sampah full dipihakketigakan saja.

"Dipastikan pengelolaan sampahnya bisa bagus, retribusinya juga terarah. Sehingga pihak ketiga bersama pemko bisa meneken kontrak untuk PAD-nya. Contoh pengelolaan parkir lah. Dengan 10 tahun kontrak mereka, pemko bisa mendapatkan PAD Rp400 miliar lebih," tegasnya.

Ditegaskan Sigit, jika semua pihak berkomitmen agar persoalan sampah ini selesai, dipastikan akan ada solusinya. "Apalagi solusi dengan menerapkan pengelolaannya diserahkan ke pihak ketiga, tanpa menggunakan APBD sepeserpun. Justru Pemko Pekanbaru bisa meraih PAD dari kerja sama tersebut," ulasnya.(gus)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

8 jam ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

9 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

12 jam ago

Dukung BRK Syariah, Pemprov Riau Terapkan Aturan Wajib bagi Investor

Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…

12 jam ago

Revitalisasi Lamban, Pedagang Harap Pasar Bawah Beroperasi Jelang Ramadan

Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…

12 jam ago

Sumbang 4 Medali ASEAN Para Games, Pendidikan Atlet Difabel Digratiskan Pemkab Rohul

Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…

13 jam ago