Categories: Pekanbaru

Terus Lakukan Mitigasi, Tunggu Harimau Masuk Jebakan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harimau yang meneror warga di Teluk Pelekat, Sungai Apit dan Dusun III Kampung Paluh, Kecamatan Mempura, Siak belum juga masuk jebakan. Padahal, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau sudah memasang box trap di dua lokasi kemunculan harimau tersebut.

Kepala BBKSDA Riau Genman S Hasibuan mengatakan, kawasan kemunculan harimau di kawasan Sungai Apit memang wilayah jelajah hewan buas tersebut. “Berdasarkan struktur geografis berdekatan dengan kantong habitat harimau,’’ sebut Genman, Selasa (12/3).

Genman menyebutkan, kawasan tersebut memang wilayah jelajah harimau sumatera. Kebetulan kini tempat tersebut menjadi permukiman karyawan perkebunan sawit.

Genman menambahkan, tim akan terus melakukan mitigasi konflik. Dua unit box trap dipasang di lokasi kemunculannya, termasuk empat unit camera trap untuk mendeteksi pergerakannya harimau. ‘’Kalau harimau masuk box trap bisa dilakukan translokasi harimau tersebut ke habitatnya,’’ ungkap Genman.

Diberitakan sebelumnya, harimau masih berkeliaran di Teluk Pelekat, Sungai Apit, Siak, Senin (11/3). Penghulu Kampung Adat Penyengat, Abok Agustinus pun kembali menyurati BBKSDA Riau agar tak muncul korban jiwa.

Teluk Pelekat berjarak sekitar 5 kilometer (km) dari Dusun III Mungkal dan berada dalam kawasan Kampung Penyengat. Untuk tahap awal, disebutkan Abok, pihaknya masih akan menggunakan cara kearifan lokal untuk mengusir harimau.

Hal ini dilakukan agar konflik tidak melebar antara harimau dengan manusia. Jika diusir dengan menggunakan alat tertentu, dikhawatirkan terjadi konflik lagi.

Teluk Pelekat merupakan wilayah yang banyak dibangun bangunan sarang walet. Di salah satu bangunan ada penjaga yang memelihara sejumlah anjing. Hal itu yang diduga memancing kedatangan harimau.

Sementara itu, untuk harimau sempat meneror warga Dusun III Kampung Paluh, Kecamatan Mempura beberapa waktu lalu, tak lagi muncul sejak Jumat (8/3) hingga Senin (11/3).

Ketua Animal Rescue BPBD Siak Irwan Priatna mengatakan, lokasi perlintasan harimau berupa tiga parit dan satu anak sungai sedang digenangi air.  ‘’ Beberapa hari terakhir, Siak diguyur hujan,’’ ujarnya.

Ditambahkan Irwan, Ahad (10/3), mereka memberi makan kambing yang dijadikan umpan harimau. Namun, belum ada tanda-tanda kedatangan harimau. “Kami terus memantau, mudah-mudahan harimau segera masuk karangkeng sehingga aktivitas warga kembali normal,” ucapnya.(end)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

52 menit ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

23 jam ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

24 jam ago

BBM Langka di Pulau Bengkalis, Pertalite Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…

1 hari ago

Tak Seramai Tahun Lalu, Animo Pengunjung Festival Bakar Tongkang Rohil Berkurang

Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…

2 hari ago

Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru Ditutup Hari Ini, Pengumuman Dijadwalkan 3 Juli

Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…

2 hari ago