Categories: Pekanbaru

Tertibkan PKL dan Parkir di Terowongan Jalan Layang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dijadikannya terowongan jalan layang Simpang SKA sebagai tempat parkir atau mangkal driver ojek daring (online) dan pedagang kaki lima (PKL) harus ditertibkan. Apalagi ada rencana terowongan tersebut, khususnya yang di depan Mal SKA akan dijadikan jalur penyeberangan bagi pejalan kaki."Jangan biarkan berkembang, harus ditindak tegas," ungkap anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Ruslan Tarigan, Rabu (12/2).

Ruslan meminta Pemko Pekanbaru untuk bertindak tegas menertibkan PKL dan para driver ojek daring di terowongan jalan layang. "Solusinya harus tegas dan jangan ada keraguan dalam menindak," katanya.

Untuk membuat terowongan itu menjadi jalur khusus pejalan kaki, Ruslan katakan hal itu menjadi kewenangan Dinas PUPR Provinsi Riau karena flyover punya provinsi. "Harus provinsi yang merealisasikan dan kota sifatnya berkoordinasi," tuturnya.

Selain masalah terowongan, Ruslan juga menyoroti masalah jalur lambat Jalan Soekarno Hatta depan Living World yang dijadikan tempat parkir. Ruslan menyarankan agar lahan itu segera dijadikan jalur lambat.

"Jika pemerintah yang punya kewenangan bisa menjadikan lahan itu sebagai jalan, maka akan lebih baik sebagai solusi macet, dan baru bisa memanfaatkan terowongan itu untuk pejalan kaki," sarannya.

Terkahir, untuk bisa menciptakan kelancaran lalu lintas, Ruslan katakan semua pihak harus bisa menyadari dan berkoordinasi dengan baik. Apalagi disebut Pekanbaru menuju kota tertib lalu lintas.

"Tidak bisa misalkan hanya Dishub saja atau Satpol PP saja. Tetapi semua pihak harus saling bekerja sama untuk itu," tutupnya.(gus)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

1 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago